Sempat Bikin Geger, Temuan di Berbas Tengah Ternyata Bukan Janin Manusia
Lokasi penemuan janin di Jalan Alexander, Kelurahan Berbas Tengah. (Istimewa)
BONTANG – Penanganan kasus penemuan janin yang diduga manusia di Jalan Alexander, Kelurahan Berbas Tengah, masih berproses hingga Kamis (16/7/2026). Namun, hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan benda yang ditemukan diduga bukan merupakan janin manusia.
Selama 13 hari penyelidikan, polisi menunggu hasil pemeriksaan laboratorium dari RSUD Taman Husada. Hingga saat ini, rumah sakit baru menyelesaikan uji Patologi Anatomi (PA), sedangkan pemeriksaan DNA masih belum dilakukan.
Direktur RSUD Taman Husada, Suhardi, mengatakan hasil uji Patologi Anatomi mengarah pada kesimpulan bahwa objek tersebut kemungkinan besar bukan berasal dari manusia. Meski demikian, kepastian ilmiahnya tetap harus dibuktikan melalui pemeriksaan DNA.
"Hasil pemeriksaan laboratorium Patologi Anatomi disimpulkan kemungkinan tinggi bukan manusia. Untuk memastikan, perlu dilakukan pemeriksaan DNA," ujarnya saat dihubungi, Rabu (15/7/2026).
Menurut Suhardi, hasil pemeriksaan laboratorium tersebut telah diserahkan kepada penyidik Polres Bontang sebagai bahan dalam proses penyelidikan.
"Hasilnya sudah kami berikan ke kepolisian," katanya.
Sementara itu, Kapolres Bontang AKBP Anak Agung Gede Wibowo melalui Kasat Reskrim AKP Putu Ari Sanjaya membenarkan pihaknya telah menerima hasil uji laboratorium.
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, penyidik berencana menghentikan penyelidikan karena tidak menemukan unsur tindak pidana. Selain hasil laboratorium yang mengarah pada dugaan janin mamalia, pemeriksaan terhadap sejumlah saksi serta rekaman CCTV di sekitar lokasi juga tidak menunjukkan adanya keterlibatan pihak tertentu.
"Kami periksa semua saksi dan tidak ada yang terlibat. Hasil tes juga menandakan kalau itu janin mamalia, bukan manusia. Jadi penyelidikan akan dihentikan," ujar Kanit Pidum Satreskrim Polres Bontang, Ipda Markus Sihotang. (*)
Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.com dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini: