•   13 July 2026 -

PT. Borneo Grafika Pariwara

Jl. Kapt Pierre Tendean, RT 02 No 9, Kelurahan Bontang Baru
Kecamatan Bontang, Kota Bontang, Kaltim - 75311

132 Mahasiswa Unmul KKN di Bontang, Wali Kota Neni Minta Tinggalkan Program Seremonial

Bontang - M Rifki
13 Juli 2026
 
132 Mahasiswa Unmul KKN di Bontang, Wali Kota Neni Minta Tinggalkan Program Seremonial Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni menerima mahasiswa KKN Universitas Mulawarman. (Klik Kaltim)

BONTANG – Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni menerima 132 mahasiswa Universitas Mulawarman (Unmul) yang akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kota Bontang, Senin (13/7/2026) pagi.

Selama 45 hari ke depan, para mahasiswa akan menjalankan pengabdian masyarakat yang tersebar di 15 kelurahan di Kota Bontang.

Dalam sambutannya, Neni mengajak mahasiswa turut berkontribusi membantu pemerintah daerah menyelesaikan berbagai persoalan di masyarakat, mulai dari pengentasan kemiskinan, pencegahan stunting, penanganan sampah, hingga membangun budaya hidup bersih dan sehat.

Menurutnya, kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat diharapkan mampu menghadirkan ide-ide segar dan inovatif yang dapat diterapkan di masing-masing kelurahan.

"Pikiran mahasiswa ini fresh. Jadi ayo elaborasikan antara ide dan gagasan mahasiswa ke setiap kelurahan. Jadi biar tidak lagi mengerjakan simbolik saja," ujar Neni.

Neni menilai selama ini program KKN masih kerap identik dengan kegiatan yang bersifat seremonial, seperti membangun gapura, mengecat tempat sampah, atau memasang plang lingkungan.

Padahal, menurutnya, kebutuhan infrastruktur dasar tersebut telah banyak diakomodasi oleh Pemerintah Kota Bontang. Karena itu, mahasiswa didorong menghadirkan program yang lebih berdampak dan berkelanjutan.

"Sekarang teknologi sudah canggih. Wilayah RT ini perlu inovasi teknologi informasi berbasis digital. Ayo dikembangkan wacana itu. Jadi yang ditinggalkan akan bermanfaat bagi warga," lanjutnya.

Di akhir sambutannya, Neni juga mengingatkan seluruh mahasiswa agar menjaga sikap dan etika selama tinggal di tengah masyarakat. Ia menegaskan bahwa perilaku mahasiswa akan menjadi perhatian warga.

"Hati-hati, tetap jaga etika dan keharmonisan. Kalau ada perilaku menyimpang pasti akan cepat ketahuan," tuturnya.

Sementara itu, perwakilan Universitas Mulawarman, Swandari Paramita, berharap seluruh mahasiswa dapat menjalankan pengabdian dengan sepenuh hati.

Ia meminta peserta KKN fokus mengidentifikasi persoalan di setiap kelurahan, kemudian menghadirkan solusi yang benar-benar bermanfaat bagi masyarakat.

"Saya sudah peringatkan untuk tidak membuat program simbolis yang terlalu banyak. Fokus selesaikan masalah di tingkat kelurahan," kata Swandari. (*)






TINGGALKAN KOMENTAR