•   01 May 2026 -

PT. Borneo Grafika Pariwara

Jl. Kapt Pierre Tendean, RT 02 No 9, Kelurahan Bontang Baru
Kecamatan Bontang, Kota Bontang, Kaltim - 75311

Penguatan Pendidikan dan Dakwah, Pemkot Siapkan Dukungan Penuh untuk Muhammadiyah

Bontang - Redaksi
14 November 2025
 
Penguatan Pendidikan dan Dakwah, Pemkot Siapkan Dukungan Penuh untuk Muhammadiyah Penguatan Pendidikan dan Dakwah, Pemkot Siapkan Dukungan Penuh untuk Muhammadiyah.

Bontang – Pelatihan Baitul Arqam gabungan yang diikuti unsur pimpinan Muhammadiyah dan Aisyiyah dari Kota Bontang dan Kabupaten Kutai Timur resmi dibuka pada Jumat (14/11/2025) di Gedung Dakwah Muhammadiyah Bontang. Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, sealings menegaskan kuatnya dukungan Pemkot terhadap program strategis persyarikatan.

Dalam sambutannya, Wali Kota Neni menegaskan komitmen Pemerintah Kota Bontang dalam mendukung penguatan pendidikan, dakwah, dan perkaderan Muhammadiyah–Aisyiyah. Ia juga mengenang masa pengabdiannya di RS Aisyiyah Samarinda sebagai dokter kandungan perempuan pertama di Kalimantan Timur—pengalaman yang menurutnya membentuk kedekatan emosional dengan gerakan Muhammadiyah.

“Muhammadiyah adalah kekuatan besar yang memberikan kontribusi nyata bagi bangsa. Pemkot Bontang tentu berkomitmen untuk terus bersinergi dan mendukung setiap upaya penguatan pendidikan dan dakwah,” ujarnya.

Penunjukan Bontang sebagai tuan rumah Baitul Arqam gabungan oleh PWM Kaltim disebut menjadi kebanggaan tersendiri. Di hadapan peserta, Wali Kota juga mengumumkan dukungan terhadap rencana pembangunan kawasan dakwah Muhammadiyah di Kilometer 3 pada tahun 2026.

Tidak hanya itu, ia menyampaikan kesiapan Bontang menjadi tuan rumah Musyawarah Wilayah (Musywil) Muhammadiyah Kaltim tahun 2027. Pemerintah, kata Neni, akan memaksimalkan seluruh fasilitas dan dukungan untuk menyukseskan perhelatan tersebut.

Neni turut menekankan pentingnya kolaborasi antarelemen organisasi dan pemerintah, terutama dalam menghadapi tantangan global dan dinamika ekonomi daerah. “Organisasi itu ibarat bangunan. Ia akan kokoh jika seluruh komponen, dari fondasi hingga struktur, bekerja bersama,” tuturnya.

Acara pembukaan berlangsung khidmat dan dihadiri sejumlah tokoh, di antaranya Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman, Wakil Ketua PWM Kaltim Agus Sukaca, serta jajaran PDM dan PDA dari Bontang dan Kutim.

Dalam sambutannya, Agus Sukaca berharap Baitul Arqam menjadi budaya organisasi yang berkelanjutan agar dakwah tidak bertumpu pada satu figur. Sementara itu, Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman mendorong para kader untuk aktif berkontribusi tidak hanya dalam dakwah, tetapi juga dalam berbagai sektor pembangunan.






TINGGALKAN KOMENTAR