•   01 May 2026 -

PT. Borneo Grafika Pariwara

Jl. Kapt Pierre Tendean, RT 02 No 9, Kelurahan Bontang Baru
Kecamatan Bontang, Kota Bontang, Kaltim - 75311

Pemkot Sosialisasi Pelayanan Antar Kerja, Wawali Tekankan Prioritas Pengentasan Pengangguran

Bontang - Redaksi
17 November 2025
 
Pemkot Sosialisasi Pelayanan Antar Kerja, Wawali Tekankan Prioritas Pengentasan Pengangguran Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris.

Bontang - Pemerintah Kota Bontang melalui Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) menggelar Sosialisasi Pelayanan Antar Kerja pada Senin (17/11) pagi di Auditorium 3D. Kegiatan yang dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, itu dihadiri puluhan perwakilan perusahaan serta pemangku kepentingan sektor ketenagakerjaan.

Dalam sambutannya, Agus Haris menegaskan bahwa pembangunan daerah harus berorientasi pada peningkatan kemakmuran masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang stabil. Ia menyebut penanggulangan kemiskinan dan penurunan angka pengangguran sebagai prioritas yang tak bisa ditawar.

“Sektor ketenagakerjaan selalu menjadi perhatian masyarakat karena pengaruhnya sangat signifikan terhadap berbagai aspek kehidupan. Tantangan dunia kerja semakin besar. Kita membutuhkan tenaga kerja yang terdidik, kompeten, dan mampu beradaptasi dengan kemajuan teknologi. Profesionalisme menjadi kunci agar tenaga kerja kita dapat bersaing secara optimal,” ujarnya.

Agus Haris turut menyoroti kesenjangan informasi antara pemberi kerja dan pencari kerja sebagai salah satu penyebab tingginya pengangguran, termasuk di Kota Bontang. Menurutnya, perusahaan kerap kesulitan menemukan tenaga kerja yang sesuai, sementara para pencari kerja justru kekurangan informasi terkait kebutuhan industri.

“Permasalahan ini juga terjadi di Kota Bontang, di mana jumlah pengangguran masih tergolong tinggi akibat terbatasnya lapangan kerja dan peluang usaha. Melalui sosialisasi ini saya berharap seluruh peserta benar-benar aktif bertanya dan berdiskusi agar memahami isu ketenagakerjaan secara utuh,” katanya.

Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah awal memperbaiki tata kelola ketenagakerjaan di daerah, khususnya dalam memahami Pelayanan Antar Kerja sesuai Peraturan Daerah Nomor 10 Tahun 2018. Dengan demikian, mekanisme rekrutmen dan penempatan tenaga kerja bisa berjalan tertib dan tidak menimbulkan gesekan di lapangan.

Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Disnaker Bontang Asdar Ibrahim, Kepala DLH Bontang Heri Tri Admojo, Kepala BPS Kota Bontang Nur Wahid, serta para camat dan lurah.
Sementara itu, Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja Disnaker Bontang, Lukmanul Hakim, dalam laporannya menyebut pihaknya telah mengundang 100 perusahaan, meski tingkat kehadiran berada di kisaran 60 persen.

“Kegiatan ini digelar untuk memperkuat proses penempatan dan rekrutmen tenaga kerja, sekaligus memastikan seluruh pihak memahami hak, kewajiban, dan sanksi sebagaimana diatur dalam Perda,” jelasnya.






TINGGALKAN KOMENTAR