•   29 October 2026 -

PT. Borneo Pariwara Mandiri

Jl. Mulawarman, Gang Arumbia 1, Kelurahan Bontang Baru,
Kecamatan Bontang Utara, Kota Bontang, Kaltim - 75311

Sisa Material Semen Dibuang ke Selokan di Jalan Pattimura; Drainase Tak Berfungsi

Bontang - M Rifki
28 Oktober 2026
 
Sisa Material Semen Dibuang ke Selokan di Jalan Pattimura; Drainase Tak Berfungsi Sisa material cor yang dibuang begitu saja ke parit di Jalan Pattimura, Kelurahan Api-Api (Klik Kaltim).

BONTANG – Proyek pengerjaan drainase dan trotoar di Jalan Pattimura, Kelurahan Api-Api, dikritik warga sekitar karena membuang sisa material cor ke saluran air pada Rabu (28/10/2026).

Dari pantauan Klik Kaltim, truk pengangkut beton atau mixer membuang sisa cor ke saluran drainase sehingga membuat aliran air tidak lancar.

Salah seorang warga, Gilang, mengatakan sering melihat truk tersebut membuang sisa material cor ke parit dengan sengaja. Dirinya sempat menegur dan meminta agar material itu tidak dibuang karena dapat membuat drainase tidak berfungsi dengan baik.

"Kacau itu. Sudah sempat ditegur, tapi tetap aja mengulang kesalahan. Itu drainase kan tidak dibongkar. Kok justru dirusak," ucap Gilang.

Diketahui, di Jalan Pattimura, Kelurahan Api-Api, sedang berlangsung proyek pengerjaan drainase dan trotoar dengan nilai kontrak Rp15,8 miliar.

Proyek itu semula dialokasikan untuk memperbaiki drainase sepanjang 750 meter di sisi kiri dan kanan. Namun, setelah penyesuaian anggaran, volume pekerjaan dikurangi karena anggaran tidak mencukupi.

Sehingga, pengerjaan drainase sepanjang 750 meter hanya dilakukan pada salah satu sisi. Sementara itu, sisi lainnya hanya sepanjang 425 meter.

Menanggapi kritik warga, Kepala Dinas PUPR Kota Bontang, Edy Prabowo, berjanji akan membersihkan sisa material beton yang dibuang ke parit tersebut.

Menurutnya, saat ini seluruh pekerja berfokus pada penyelesaian proyek yang dikejar tenggat waktu. Dia meminta maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat proyek tersebut.

"Akan kami bersihkan segera. Sudah kami tegur dan tindaklanjuti laporannya," ucap Edy.






TINGGALKAN KOMENTAR