•   26 October 2026 -

PT. Borneo Pariwara Mandiri

Jl. Mulawarman, Gang Arumbia 1, Kelurahan Bontang Baru,
Kecamatan Bontang Utara, Kota Bontang, Kaltim - 75311

Reaktivasi Kilang Badak LNG Butuh 300 Pekerja per Train, Pemkot Minta Kejelasan Rekrutmen

Bontang - M Rifki
26 Oktober 2026
 
Reaktivasi Kilang Badak LNG Butuh 300 Pekerja per Train, Pemkot Minta Kejelasan Rekrutmen Wali Kota Bontang memimpin rapat koordinasi dengan manejemn Badak LNG yang membahas kebutuhan tenaga kerja reaktivasi kilang.

BONTANG – Pemerintah Kota Bontang memanggil PT Badak LNG untuk memaparkan kebutuhan tenaga kerja selama proses reaktivasi kilang. Pertemuan ini untuk memastikan proses rekrutmen berlangsung transparan serta memprioritaskan warga lokal.

Dalam pemaparannya, Senior Manager Supply Chain PT Badak LNG, Yuli Gunawan mengungkapkan reaktivasi kilang diperkirakan berjalan pada 2028, setelah perusahaan mulai mendapat aliran gas dari Geng North-1, Blok North Ganal, yang digarap raksasa migas Italia, Eni SpA.

Pasokan gas akan disupalai secara bertahap. PT Badak LNG akan mereaktivasi satu train pada tahap awal dan uji coba. Ketika suplai gas mencapai 100 persen, Badak LNG akan mereaktivasi dua train lain.

“Setiap train setidaknya membutuhkan kurang lebih 300 tenaga kerja. Tahun depan sudah dimulai penyiapan infrastruktur,” katanya di dalam rapat.

Saat ditanya oleh Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni terkait posisi tenaga kerja yang dibutuhkan, Yuli belum bisa memberikan jawaban pasti. Pasalnya, pihak perusahaan sedang menyusun perencanaan dan saat ini masih tahap finalisasi. Kendati demikian, dia mengungkapkan bahwa kebutuhan tenaga kerja terbesar adalah posisi pengawas, operator, serta teknisi.

"Kami masih finalisasi. Jawaban mengenai pertanyaan berapa pekerja organik akan kami jawab melalui surat. Tapi mayoritas pasti soal kebutuhan tenaga kerja sektoral industri," bebernya.

Terkait dengan proses rekrutmen, dia memastikan akan digelar terbuka melalui Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Bontang. Serta tetap berpedoman pada aturan yang berlaku.

"Untuk ke depan kita akan berkoordinasi dengan Disnaker," ucap Yuli.

Sementara itu, Wali Kota Bontang Neni Moernaeni menegaskan bahwa rapat ini digelar karena perusahaan belum pernah berkoordinasi dengan Disnaker sejak tersiarnya informasi rencana revitalisi kilang. Melalui rapat tersebut, Pemkot meminta perusahaan melaporkan pemetaan posisi dan kebutuhan tenaga kerja.

"Mereka butuh 300 orang per kilang. Ini kita kejar. Bisa tidak 75 persen warga Bontang. Tetapi mereka belum final juga. Nanti akan dijawab secara tertulis," ucap Neni diwawancara usai rapat.

Berdasarkan data Disnaker, total pencari kerja di Bontang saat ini berkisar 4.200 orang. Angka ini turun dibandingkan tahun sebelumnya yang berkisar 7.000 orang.

"Kalau dilihat tren penempatan kerja membaik. Kalau ditambah PT Badak kembali eksis pasti pengangguran di Bontang akan berkurang," harap Neni. (*)

 






TINGGALKAN KOMENTAR