Kasus Makin Parah, Pemkot Bontang Siap-Siap Tarik Rem Darurat Covid-19

Bontang - Redaksi Klik Kaltim
11 Januari 2021
Kasus Makin Parah, Pemkot Bontang Siap-Siap Tarik Rem Darurat Covid-19 Sekretaris Daerah Kota Bontang Aji Erlynawaty

KLIKKALTIM.COM - Pemkot Bontang siap-siap menarik rem darurat Covid-19 atau Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang sebelumnya disebut PSBB. 

Kebijakan ini menyusul tren penyebaran Covid-19 di Kota Bontang melonjak tajam. Pun jumlah korban jiwa akibat virus mematikan ini terus bertambah.

Sekretaris Daerah Kota Bontang Aji Erlynawati menjelaskan, kebijakan PPKM masih dikoordinasikan dengam Asisten I Pemkot. 

Pandemi di Bontang sangat merisaukan. Per hari ini saja, Senin 11 Januari 2021 data mencatat jumlah kasus aktif sudah mencapai 335 dengan tambahan baru 7 orang. 

Sementara pasien yang meninggal akibat Covid-19 sudah mencapai 37 orang bertambah lagi 1 orang per hari ini. 

“Yang jelas untuk waktunya, dalam waktu dekat ini saya akan koordinasi sama Asisten I dulu mengenai apa saja yang menjadi catatan rapat pada hari ini,” ujar Aji saat dikonfirmasi klikkaltim.com, Senin 11 Januari 2021. 

Awal tahun ini kondisi pandemi di Bontang memburuk ketimbang Agustus tahun lalu. Bahkan dalam sehari saja kasus baru bertambah 73 orang. 

Sementara teknis pelaksanaan PPKM ini akan mengacu pada Perwali Nomor 21/2020 terkait sanksi Penerapan Prokes. 

Dijelaskannya, pemberlakukan PPKM nantinya tidak perlu harus menunggu izin dari Gubernur Kaltim namun cukup dengan merevisi Perwali Nomor 21 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin Dan Penegakan Hukum Penerapan Protokol Kesehatan Dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.

“Yang jelas akan kita revisi perwali yang ada. Tentang pembatasan aktifitas pada malam hari,” bebernya. 

Pembatasan aktivitas pada malam hari akan dimulai sekira pada pukul 21.00 Wita Pemberlakukan ini diberlakukan di pertokoan, pusat perbelanjaan, kafe dan tempat ramai lainnya. 

Sedangkan, untuk memantau warga luar yang masuk ke Bontang, pemkot akan bekerja sama dengan relawan-relawan Covid-19 yang ada di setiap kelurahan.

TINGGALKAN KOMENTAR