Wali Kota Neni Ajak Warga dan Perusahaan Terapkan 3R untuk Kota Bontang yang Lebih Hijau
Pemerintah Kota Bontang meraih penghargaan dalam ajang Indonesian Smart Nation Award (ISNA) 2025.
BONTANG – Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni mengajak seluruh masyarakat serta perusahaan yang beroperasi di Kota Bontang untuk menerapkan konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle) dalam aktivitas sehari-hari.
Ajakan ini menjadi wujud komitmen pemerintah terhadap pelestarian lingkungan sekaligus tindak lanjut atas capaian membanggakan Pemerintah Kota Bontang dalam ajang Indonesian Smart Nation Award (ISNA) 2025.
Menurut Neni, penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa Bontang mampu mengelola pembangunan daerah berbasis keberlanjutan dan kepedulian terhadap lingkungan. Namun demikian, ia menegaskan bahwa keberhasilan menjaga kebersihan dan mengurangi sampah tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah.
“Kami mengajak seluruh masyarakat serta perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Bontang untuk bersama-sama menjaga dan melestarikan lingkungan. Penanggulangan sampah bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab kita semua,” ujarnya, Senin (10/11/2025).
Neni menambahkan, penerapan konsep 3R bukan sekadar kewajiban, tetapi harus menjadi gaya hidup dan budaya bersama.
Dengan membiasakan diri mengurangi penggunaan bahan sekali pakai, memanfaatkan kembali barang yang masih layak, serta mendaur ulang sampah, maka kualitas lingkungan Kota Bontang akan semakin meningkat.
Pemerintah Kota Bontang juga terus memperkuat berbagai program ramah lingkungan, mulai dari edukasi pengelolaan sampah di sekolah, pembinaan bank sampah, hingga kolaborasi dengan dunia usaha.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya mewujudkan Bontang sebagai kota hijau dan cerdas lingkungan (green and smart city). (*)
Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.com dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini: