Wawali Bontang Temui KKP RI, Perjuangkan Pembangunan Kampung Nelayan di Empat Wilayah Pesisir
Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris. (Klik Kaltim)
BONTANG – Pemerintah Kota Bontang terus mengupayakan dukungan pemerintah pusat untuk mempercepat pembangunan kawasan pesisir. Salah satunya dengan memperjuangkan program pengembangan Kampung Nelayan melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia.
Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris mengatakan, terdapat empat kawasan pesisir yang berpotensi mendapatkan bantuan pengembangan dari KKP. Keempat wilayah tersebut yakni Kampung Melahing, Selangan, Tihi-Tihi, dan Gusung.
Kunjungan ke KKP dilakukan sebagai tindak lanjut atas proposal pembangunan kawasan pesisir yang sebelumnya telah diajukan Pemkot Bontang kepada pemerintah pusat.
Menurut Agus Haris, proposal tersebut mendapat respons positif dari KKP. Karena itu, dirinya dijadwalkan bertemu langsung dengan jajaran kementerian untuk membahas peluang dukungan program dan pendanaan.
“Alhamdulillah proposal yang kami ajukan mendapat respons yang baik. Hari ini saya berangkat dan besok dijadwalkan bertemu langsung dengan pihak KKP,” ujar Agus Haris, Selasa (9/6/2026).
Ia menjelaskan, usulan yang disampaikan tidak hanya berfokus pada pembangunan fasilitas umum, tetapi juga peningkatan kualitas permukiman masyarakat pesisir yang mayoritas berprofesi sebagai nelayan.
Pemkot Bontang mengusulkan pembangunan infrastruktur dasar, peningkatan aksesibilitas kawasan, serta perbaikan rumah-rumah nelayan agar lebih layak huni.
“Kami mengajukan peningkatan infrastruktur umum, termasuk perbaikan dan peningkatan kualitas rumah-rumah nelayan,” katanya.
Agus Haris mengakui keterbatasan fiskal daerah menjadi salah satu alasan pentingnya dukungan pemerintah pusat. Kondisi keuangan daerah saat ini membuat sejumlah program pembangunan harus disesuaikan dengan kemampuan anggaran yang tersedia.
Karena itu, bantuan dari pemerintah pusat dinilai sangat dibutuhkan untuk mempercepat pembangunan kawasan pesisir yang selama ini masih memerlukan peningkatan sarana dan prasarana.
Selain meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan, pengembangan kampung pesisir juga diharapkan mampu mendukung sektor pariwisata bahari yang menjadi salah satu potensi unggulan Kota Bontang.
Pemkot Bontang pun optimistis komunikasi dengan KKP dapat membuka peluang masuknya program strategis maupun bantuan anggaran untuk mempercepat pembangunan di wilayah pesisir.
“Semoga ada hasil yang baik untuk masyarakat pesisir Bontang,” pungkasnya.
Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.com dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini: