Sempat 3 Hari Tutup; Dapur MBG Kembali Beroperasi, Seminggu Bisa Kelola Rp 150 Juta
Situasi dapur SPPG Bontang Utara 2 di Jalan KS Tubun (Klik Kaltim).
BONTANG - Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) Bontang Utara 2 di Jalan KS Tubun, Kelurahan Api-Api mulai kembali melayani pemberian Makanan Bergizi Gratis (MBG) pasca sempat terhenti 3 hari karena dana operasional belum turun pekan lalu.
Kepala SPPG Bontang Utara 2 Muhammad Rezky mengatakan, operasional kembali dilakukan pada Senin (15/6/2026) lalu dan di sebar kepada 2.528 penerima.
"Alhamdulillah mas sudah cair kemarin dana operasional. Sekarang beroperasi lagi," ucapnya.
Diketahui, SPPG Bontang Utara 2 ini selalu mengirimkan invoice ke Badan Gizi Nasional (BGN) per minggu senilai Rp 100 hingga Rp 150 juta. Apabila diakumulasi dalam sebulan bisa mengelola sekitar Rp 600 juta.
Kata Rezky, anggaran itu untuk mencakup seluruh operasional seperti pembelian bahan makanan hingga penggajian para pekerja.
"Kalau tranfer lambat pasti berhenti operasional kami itu. Tapi, semoga tidak, lagi terulang," sambungnya.
Diberitakan, sebelumnya Sejumlah Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Bontang menghentikan operasi karena belum menerima dana operasional. Imbasnya ribuan siswa tak lagi mendapatkan Makanan Bergizi Gratis (MBG).
Informasi ini beredar melalui pesan berantai di media sosial. Pesan itu kemungkinan besar dikirim pihak pengelola kepada penerima manfaat, mulai dari pihak sekolah hingga kader posyandu.
Kala itu anggaran operasional dari pusat rencananya disalurkan pada Senin (8/6/2026) lalu. Namun sampai saat ini belum ada kepastian kapan dana dari Badan Gizi Nasional (BGN) tersebut cair.
Pihak SPPG memilih berhenti beroperasi sebelum pembayaran rampung. Pasalnya pihak pengelola tak ingin memaksakan dan mengambil risiko.
Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.com dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini: