Safari Subuh di Masjid Alfalah: Menguatkan Spirit Ibadah dan Kebersamaan di Kota Bontang
Safari Subuh di Masjid Alfalah: Menguatkan Spirit Ibadah dan Kebersamaan di Kota Bontang. (ppid)
BONTANG – Langit Bontang masih gelap ketika deretan kendaraan rombongan Pemerintah Kota Bontang memasuki kawasan Masjid Alfalah HOP 1, Kompleks PT Badak, Ahad (16/11) dini hari. Udara sejuk dan cahaya lampu masjid yang temaram menyambut kedatangan PJ Sekda Kota Bontang, Akhmad Suharto, yang memimpin agenda Safari Subuh kali ini.
Kegiatan yang menjadi bagian dari program prioritas gerakan sholat subuh berjamaah dan aksi bersih-bersih masjid itu kembali digelar sebagai upaya memakmurkan rumah ibadah sekaligus mempererat kedekatan antara pemerintah dan masyarakat. Suharto hadir mewakili Wali Kota Bontang, bersama sejumlah kepala perangkat daerah, dan langsung disambut hangat oleh takmir Masjid Alfalah.
Di hadapan jamaah, Suharto menegaskan bahwa Safari Subuh bukan sekadar agenda seremonial. Baginya, kegiatan ini membawa dua dimensi yang tidak bisa dipisahkan.
“Safari Subuh ini memiliki dua dimensi yang sama-sama penting: dimensi spiritual dan dimensi sosial,” ujarnya.
Melalui sholat berjamaah dan aksi bersih-bersih masjid, masyarakat diajak tidak hanya meningkatkan keimanan dan ketakwaan, tetapi juga memperkuat silaturahim, ukhuwah, dan gotong royong yang menjadi ciri khas kehidupan sosial warga Bontang.
Suharto juga menekankan bahwa peran masyarakat—terutama ASN, pemuda, dan remaja—sangat diperlukan dalam menghidupkan masjid sebagai pusat aktivitas keagamaan dan sosial. “Masjid bukan hanya tempat ibadah. Di sini karakter terbentuk, kebersamaan tumbuh, dan nilai-nilai kemasyarakatan dikuatkan,” katanya.
Pada kesempatan itu, ia menegaskan kembali komitmen Pemerintah Kota Bontang dalam meningkatkan kesejahteraan para penggiat agama, mulai dari guru ngaji hingga marbot masjid. Kenaikan insentif yang telah direalisasikan, kata Suharto, merupakan bentuk penghargaan terhadap peran mereka dalam menjaga spiritualitas masyarakat.
“Spiritualitas masyarakat harus terus dikuatkan, dan kesejahteraan para penggiat agama juga wajib terjamin,” tegasnya.
Mengakhiri sambutannya, Suharto mengajak jamaah untuk terus istiqomah menjaga kebaikan—dari sholat berjamaah hingga kegiatan membersihkan masjid. Ia berharap gerakan ini menjadi budaya bersama yang menghadirkan keberkahan dan mempererat persatuan warga Kota Bontang.
Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.com dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini: