Kurangi Eksploitasi Air Tanah, Bontang Perkuat Pasokan Air Bersih Regional
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni. (internet)
BONTANG – Pemerintah Kota Bontang terus memperkuat penyediaan air bersih sekaligus mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap penggunaan air tanah yang selama ini cukup tinggi di Kota Taman.
Langkah tersebut dilakukan melalui pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Indominco yang memanfaatkan sumber air baku dari ex Void Indominco sebagai alternatif pasokan air bersih bagi masyarakat.
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, mengatakan layanan air bersih dari SPAM Regional Indominco ditargetkan mulai beroperasi pada Agustus 2026 mendatang.
“Insyaallah layanan ini bisa mulai berjalan pada Agustus sehingga masyarakat dapat segera menikmati pasokan air bersih dari sumber baru,” ujarnya.
Menurut Neni, keberadaan SPAM Regional menjadi bagian penting dalam upaya menjaga keberlanjutan sumber daya air sekaligus mengurangi beban eksploitasi air tanah di wilayah Bontang.
Pemerintah juga terus mengimbau masyarakat agar penggunaan air tanah dilakukan secara bijak guna mencegah risiko penurunan permukaan tanah dan potensi krisis air di masa mendatang.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bontang, Much. Cholis Edy Prabowo, menjelaskan pemerintah daerah telah menyiapkan fasilitas pendukung berupa Water Treatment Plant (WTP) dan offtake untuk mendukung distribusi air dari Void Indominco.
“Fasilitas pengolahan air dan offtake saat ini sedang dipersiapkan dan lokasinya berada di kawasan dekat RSUD Taman Husada Bontang,” jelasnya.
Ia menambahkan, pembangunan fasilitas tersebut ditargetkan rampung pada Juni 2026 sehingga tahapan uji komisioning dapat segera dilaksanakan sebelum distribusi air dilakukan kepada masyarakat.
SPAM Regional Indominco sendiri memiliki kapasitas produksi hingga 250 liter per detik. Nantinya, hasil pengolahan air bersih dari fasilitas tersebut tidak hanya melayani Kota Bontang, tetapi juga mendukung kebutuhan air di Kabupaten Kutai Timur dan Kabupaten Kutai Kartanegara. (*)
Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.com dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini: