•   14 March 2026 -

PT. Borneo Grafika Pariwara

Jl. Kapt Pierre Tendean, RT 02 No 9, Kelurahan Bontang Baru
Kecamatan Bontang, Kota Bontang, Kaltim - 75311

Guru Swasta SMA-SMK  Bontang Curhat hanya Terima Insentif Rp1 Juta, Wagub Minta Bersabar

Bontang - M Rifki
13 Maret 2026
 
Guru Swasta SMA-SMK  Bontang Curhat hanya Terima Insentif Rp1 Juta, Wagub Minta Bersabar Wagub Kaltim Seno Aji kunjungi Bontang dalam agenda Safari Ramadhan di Masjid Al-Hijrah. (Klik Kaltim)

BONTANG - Guru Swasta di Bontang curhat ke Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji soal ketimpangan insentif. Aspirasi itu disampaikan dalam agenda safari Ramadhan yang digelar di Masjid Al-Hijrah, Jumat (13/3/2026) pagi. 

Perwakilan Guru SMA Yabis Badaruddin mengatakan nilai insentif yang diterima saat ini hanya sebesar Rp 1 juta. Angka ini jauh di bawah dari tenaga pengajar SD dan SMP di Bontang yang mencapai Rp2 juta.   

Badaruddin mengungkapkan, seluruh guru mendapat nilai insentif yang setara saat masih dinaungi Pemkot Bontang . Namun setelah SMA beralih ke provinsi, dana yang diterima justru menyusut tajam. Maka dari itu Pempro diharapkan dapat memberikan keadilan bagi tenaga pendidik swasta di Bontang. 

"Kami bukannya tidak bersyukur. Tapi ketimpangan cukup jelas. Kami harap nilainya bisa sama," ucap Badaruddin. 

Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji pun merespon. Kata dia untuk kenaikan insentif harus dikaji lebih lanjut. Terlebih Provinsi Kaltim pada 2026 ini mengalami tekanan fiskal. 

Untuk itu sementara waktu para tenaga pendidik swasta masih menggunakan nominal lama yaitu Rp1 juta per guru.

"Kami meminta agar guru bersabar. Semoga bisa dinaikkan dalam waktu dekat," ucap Seno. 

Di lokasi yang sama Wali Kota Bontang Neni Moernaeni mengatakan pemkot tidak lagi memberikan insentif untuk guru SMA sederajat karena persoalan kewenangan. 

Bahkan saat Pemkot Bontang sempat berinisiatif memberi justru mendapat teguran atau temuan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Kaltim.

"Kami sempat mau kasih lagi. Tapi tidak mungkin. SMA sederajat tanggung jawab di Pemprov," tutur Neni.






TINGGALKAN KOMENTAR