•   01 May 2026 -

PT. Borneo Grafika Pariwara

Jl. Kapt Pierre Tendean, RT 02 No 9, Kelurahan Bontang Baru
Kecamatan Bontang, Kota Bontang, Kaltim - 75311

Empat Kelurahan di Bontang Dievaluasi Usai Operasi Timbang Serentak

Bontang - Redaksi
10 November 2025
 
Empat Kelurahan di Bontang Dievaluasi Usai Operasi Timbang Serentak Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni.

BONTANG – Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, menilai pelaksanaan Operasi Timbang Serentak jilid II yang digelar di 15 kelurahan pada 4–8 November 2025 berjalan sukses.

Meski secara umum dianggap berhasil, Neni menekankan perlunya evaluasi lanjutan lantaran masih terdapat beberapa kelurahan yang belum mencapai cakupan penimbangan 100 persen.

“Secara umum pelaksanaannya berhasil. Antusias masyarakat tinggi dan cakupan penimbangan hampir seluruhnya tercapai,” ujar Neni saat dihubungi, Senin (10/11/2025).

Ia menambahkan, kegiatan ini efektif dalam memperkuat deteksi dini kasus stunting serta memastikan tumbuh kembang anak di Kota Bontang terpantau secara menyeluruh.

Namun demikian, Neni mengingatkan bahwa capaian positif tersebut tidak boleh membuat pemerintah daerah berpuas diri. Dari total 15 kelurahan, tercatat empat di antaranya belum mencapai target maksimal.

“Evaluasi tetap kami lakukan. Ada beberapa kelurahan yang perlu ditindaklanjuti agar ke depan capaian timbang bisa seratus persen,” katanya.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Bontang, dari 9.702 sasaran balita, sebanyak 9.674 telah menjalani penimbangan. Artinya, masih ada 28 balita yang belum terdata. Sebanyak 11 kelurahan berhasil menuntaskan 100 persen penimbangan.

Sementara itu, empat kelurahan lainnya, Satimpo, Berbas Pantai, Berebas Tengah, dan Bontang Lestari masih mencatat capaian di bawah target, dengan angka terendah 95,06 persen di Kelurahan Satimpo.

Neni menilai, keberhasilan pelaksanaan operasi timbang tidak lepas dari sinergi lintas sektor, mulai dari kader posyandu, tenaga kesehatan, hingga partisipasi aktif masyarakat yang membawa anak mereka ke posyandu.

“Sinergi semua pihak sangat berpengaruh. Tapi kami akan terus tingkatkan koordinasi agar pelaksanaan berikutnya lebih sempurna,” tambahnya.

Ia juga menegaskan bahwa hasil penimbangan kali ini akan menjadi dasar penting bagi Pemkot Bontang dalam melakukan evaluasi kebijakan gizi serta perencanaan intervensi penurunan stunting di masa mendatang.

“Data ini bukan sekadar angka, tapi pijakan untuk memastikan setiap anak tumbuh sehat sesuai usianya,” tegas Neni. (*)






TINGGALKAN KOMENTAR