Tingkatkan Kualitas Guru di Bontang; Disdikbud Bakal Jor-joran Gelar Sertifikasi BNSP Mulai 2026
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bontang Abdu Safa Muha
BONTANG - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang bakal jor-joran untuk meningkatkan kualitas tenaga pengajar mulai tahun depan melalui pelatihan sertifikasi.
Kepala Disdikbud Bontang Abdu Safa Muha menilai langkah ini menjadi bagian dari upaya peningkatan mutu pendidikan yang berkelanjutan. Rencananya, pengujian sertifikasi akan mengandeng Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
“Guru sekarang harus punya kompetensi baru, jadi kami menyiapkan pelatihan konten kreator dan manajemen media sosial. Mereka akan belajar membuat personal branding, mengelola konten, hingga mengaplikasikannya untuk komunitas belajar,” jelasnya, Rabu (12/11/2025).
Setelah mengikuti pelatihan, para guru akan menjalani uji kompetensi untuk mendapatkan sertifikat kompeten dari BNSP.
Untuk itu, Disdikbud akan menggandeng Lembaga Pelatihan Keterampilan (LPK) yang memiliki fasilitas pelatihan sekaligus menyediakan uji kompetensi dengan asesor tersertifikasi.
“Jadi nanti, guru yang memenuhi nilai kelulusan dan kualifikasi akan memperoleh sertifikat kompeten tersebut,” tambahnya.
Diakhir ia menambahkan, guru masa kini tidak cukup hanya menguasai materi ajar di ruang kelas, tetapi juga harus mengembangkan keterampilan digital agar mampu beradaptasi dengan perubahan zaman.
“Pelatihan selama ini tentu sudah baik. Namun, untuk menghasilkan tenaga pendidik yang adaptif dan kompeten, dibutuhkan pengakuan kompetensi yang lebih terstruktur,” tegasnya.
Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.com dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini: