•   09 June 2026 -

PT. Borneo Grafika Pariwara

Jl. Kapt Pierre Tendean, RT 02 No 9, Kelurahan Bontang Baru
Kecamatan Bontang, Kota Bontang, Kaltim - 75311

Miris, Tiga Anak SD di Bontang Mengaku Disuruh Perempuan untuk Mencuri

Bontang - M Rifki
08 Juni 2026
 
Miris, Tiga Anak SD di Bontang Mengaku Disuruh Perempuan untuk Mencuri FKPM Kelurahan Api-Api mengamankan tiga anak yang masih duduk di bangku sekolah dasar saat berkeliaran pada dini hari (Ist).

BONTANG – Kasus yang melibatkan tiga anak sekolah dasar (SD) yang diamankan warga dan Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM) Kelurahan Api-Api memasuki babak baru. Ketiga anak tersebut mengaku menjalankan aksi pencurian atas arahan seorang perempuan.

Lurah Gunung Elai, Sulistyo, mengatakan pengakuan itu terungkap setelah pihak kelurahan memanggil orang tua ketiga anak yang diamankan pada Minggu (7/6/2026) dini hari di RT 35, Kelurahan Api-Api, Bontang Utara.

Dari hasil pembinaan dan pendalaman, ketiga anak tersebut mengaku tidak beraksi sendiri. Mereka mengaku mendapat arahan dari seorang perempuan yang hingga kini masih dalam penelusuran.

“Dari pengakuan mereka, ada seorang perempuan yang menyuruh mereka,” kata Sulistyo.

Menurut keterangan yang diperoleh, ketiga anak itu awalnya berkumpul di kawasan Taman Madukoro, Kelurahan Satimpo. Setelah itu, seorang perempuan datang menjemput mereka menggunakan sepeda motor dan membawa mereka menuju Kelurahan Api-Api.

Sesampainya di lokasi, ketiganya diduga diminta mencari kesempatan untuk mengambil barang berharga milik warga. Modus yang dilakukan dengan memeriksa kantong sepeda motor maupun lokasi yang dianggap berpotensi menyimpan barang berharga.

Barang atau uang yang berhasil diperoleh kemudian dikumpulkan dan diserahkan kepada orang yang diduga mengarahkan mereka.

Sulistyo mengungkapkan, berdasarkan informasi yang diterima pihak kelurahan, ketiga anak tersebut juga pernah beberapa kali terlibat dalam aktivitas serupa dan sempat meresahkan warga.

Saat ini pihak kelurahan bersama pihak terkait masih menelusuri identitas perempuan yang disebut dalam pengakuan anak-anak tersebut.

“Kami akan mencari orang yang disebutkan itu. Jika ditemukan dan terbukti terlibat, tentu akan kami serahkan kepada aparat penegak hukum,” ujarnya.

Selain melakukan pendampingan terhadap anak-anak tersebut, pihak kelurahan juga meminta orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak, terutama pada malam hari.

Sulistyo mengimbau agar anak-anak tidak dibiarkan berkeliaran setelah waktu Magrib guna mencegah mereka kembali terlibat dalam pergaulan maupun aktivitas yang berisiko.

Bahkan, sebagai langkah pembinaan, pihak kelurahan membuka opsi untuk menitipkan ketiga anak tersebut ke pondok pesantren apabila mendapat persetujuan dari orang tua masing-masing.

“Kalau orang tuanya setuju, kami siap membantu mencarikan tempat pembinaan, termasuk melalui pondok pesantren,” pungkasnya.

Sebelumnya, FKPM Kelurahan Api-Api mengamankan ketiga anak tersebut setelah menerima laporan warga terkait aktivitas mencurigakan di kawasan RT 35. Saat diamankan, mereka kedapatan berkeliling menggunakan sepeda motor sekitar pukul 01.00 Wita dan memberikan alasan sedang mencari angin.






TINGGALKAN KOMENTAR