494 Pelamar Berebut 65 Formasi Guru Pengganti di Bontang, Gaji Rp4 Juta Pe Bulan
Ilustrasi guru.
BONTANG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang mencatat sebanyak 494 pelamar mendaftar sebagai guru pengganti pada tahun 2026.
Sekretaris Disdikbud Bontang, Saparuddin, mengatakan seluruh berkas pelamar saat ini tengah menjalani proses verifikasi dan seleksi administrasi. Hasil seleksi administrasi dijadwalkan diumumkan pada 4 Juni 2026 mendatang.
Dari total pelamar, mayoritas merupakan perempuan dengan jumlah 376 orang, sedangkan pelamar laki-laki sebanyak 118 orang.
Formasi yang paling diminati adalah guru kelas Sekolah Dasar (SD). Dari kuota yang tersedia sebanyak 20 orang, jumlah pelamarnya mencapai 128 orang.
Saparuddin menyebut seluruh formasi yang dibuka tahun ini diminati banyak pelamar. Bahkan, setiap formasi memiliki jumlah pendaftar yang jauh melebihi kuota yang tersedia.
"Pendaftaran sudah ditutup. Saat ini kami masih melakukan seleksi administrasi," ujar Saparuddin.
Setelah pengumuman hasil seleksi administrasi, peserta yang lolos akan mengikuti tes tertulis yang dijadwalkan berlangsung pada 8 Juni 2026. Hasil tes tersebut akan diumumkan sehari kemudian, yakni pada 9 Juni 2026.
Tahapan selanjutnya adalah micro teaching, yakni metode penilaian kemampuan mengajar melalui simulasi pembelajaran dalam skala kecil, baik dari segi durasi, jumlah siswa, maupun materi yang disampaikan.
"Proses seleksinya masih panjang. Hasil akhir dijadwalkan diumumkan pada 19 Juni 2026," katanya.
Diketahui, Pemerintah Kota Bontang membuka sebanyak 65 formasi guru pengganti yang tersebar pada 13 formasi, meliputi guru TK, guru SD, hingga guru mata pelajaran tertentu.
Untuk skema penggajian, terdapat dua sumber pendanaan. Guru pengganti akan menerima insentif guru swasta sebesar Rp2 juta per bulan, ditambah gaji yang bersumber dari dana Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda) sekitar Rp2 juta per bulan. (*)
Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.com dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini: