Perluas Akses Pendidikan Kesetaraan, SKB Bontang Beri Kesempatan Warga Belajar di Luar Daerah
Pelaksana Tugas (Plt), Kepala SPNF SKB Bontang, Hairul Saleh
BONTANG- Satuan Pendidikan Non Formal (SPNF) Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Bontang, membuka peluang bagi masyarakat luar daerah untuk mengikuti program pendidikan kesetaraan.
Pelaksana Tugas (Plt), Kepala SPNF SKB Bontang, Hairul Saleh menyampaikan, peserta dari luar Bontang tetap dapat diakomodasi, terutama melalui skema kelas mandiri yang lebih fleksibel. Dalam sistem ini, warga belajar hanya diwajibkan hadir selama empat minggu dalam satu semester.
“Kalau jaraknya jauh, kita arahkan ke kelas mandiri. Yang penting mereka bisa hadir pada empat minggu pertemuan dalam enam bulan,” ungkapnya kepada media ini, Senin (27/04/2026).
Kata dia, pertemuan tersebut dijadwalkan pada awal, pertengahan, akhir semester, serta saat ujian. Di luar itu, warga belajar mengikuti pembelajaran secara mandiri melalui sistem daring (dalam jaringan).
Pun, warga belajar mau mengikuti kelas reguler juga diperkenankan. Namun menurutnya, reguler dinilai lebih sulit diakses oleh peserta dari luar daerah.
Pasalnya, kegiatan belajar mengajar berlangsung rutin setiap pekan, yakni hari Senin sampai Rabu, sehingga membutuhkan kehadiran lebih intensif.
“Kalau reguler memang agak sulit bagi yang jauh, karena harus datang setiap minggu. Biasanya terkendala transportasi,” katanya.
Meski demikian, SKB Bontang tetap membuka kesempatan seluas-luasnya selama peserta mampu memenuhi komitmen kehadiran. Persyaratan pendaftaran pun tidak dibedakan antara warga Bontang maupun luar daerah.
Calon warga belajar, diminta mengisi formulir pendaftaran serta melampirkan dokumen seperti fotokopi kartu keluarga, identitas diri, ijazah atau rapor terakhir, hingga pas foto sesuai ketentuan paket yang mereka ambil.
"Tapi selagi mereka bisa, kita persilahkan mereka mau memilih kelas mana saja," tutup Hairul Saleh.
Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.com dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini: