Penerima Insentif Guru dan Tenaga Kependidikan di Bontang Berkurang 25 Orang Tahun Ini; Disdikbud Beri Alasannya
Kabid Pembina Ketenagaan Guru dan Kependidikan (GTK) Disdikbud Kota Bontang, Ishak Karangan
BONTANG- Jumlah penerima insentif guru dan tenaga kependidikan di Kota Bontang pada Triwulan I Tahun 2026 mengalami penurunan sebanyak 25 orang dibandingkan Triwulan IV 2025.
Kabid Pembina Ketenagaan Guru dan Kependidikan (GTK) Disdikbud Kota Bontang, Ishak Karangan, mengatakan total penerima insentif kini sebanyak 1.418 orang, sementara pada triwulan tahun 2025 tercatat 1.443 orang.
Penurunan ini terjadi setelah verifikasi data, karena sebagian guru dan tenaga kependidikan pensiun, mutasi, atau berhenti mengajar.
“Karena setelah diverifikasi Disdikbud Bontang, ada yang pensiun, mutasi, dan berhenti," ungkapnys kepada media ini, Selasa (7/04/2026).
Menurut Ishak, data yang dikirimkan Disdikbud Bontang menjadi acuan Pemprov Kaltim untuk pencairan insentif Rp 500 ribu per orang.
"Sinergi data ini penting. Insentif daerah Rp1,5 juta sesuai dengan daftar yang masuk di Dapodik. Semua persyaratan sama dan harus valid,” terangnya.
Ishak menambahkan, guru yang baru satu tahun mengabdi tidak bisa menerima insentif, meski begitu ia tetap dipantau oleh Disdikbud Bontang.
"Tapi rata-rata sekarang jarang yang baru minimal dua tahun. Semua rata-rata sudah lebih dari itu,” tutup Ishak Karaangan.
Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.com dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini: