•   01 May 2026 -

PT. Borneo Grafika Pariwara

Jl. Kapt Pierre Tendean, RT 02 No 9, Kelurahan Bontang Baru
Kecamatan Bontang, Kota Bontang, Kaltim - 75311

Efisiensi Waktu Ajar; Kejar Paket Ijazah di SPNF SKB Bontang Tak Perlu Mengulang

Advertorial - Asriani
29 April 2026
 
Efisiensi Waktu Ajar; Kejar Paket Ijazah di SPNF SKB Bontang Tak Perlu Mengulang Plt Kepala Satuan Pendidikan Non Formal, SKB Bontang, Hairul Saleh.

BONTANG- Metode pendidikan untuk program kesetaraan ijazah di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Bontang tak perlu mengulang materi. 

Plt Satuan Pendidikan non Formal SKB Bontang Hairul Saleh mengatakan, bagi calon peserta yang telah memiliki rapor dari jenjang pendidikan sebelumnya cukup melanjutkan saja materi selanjutnya. 

Hairul mengungkapkan, program kesetaraan ini peserta bisa langsung melanjutkan ke tingkat berikutnya sesuai capaian terakhir. 

"Kalau sebelumnya sudah punya rapor, misalnya pernah kelas 1 SMA dan ada rapor semester 1 dan 2, maka bisa langsung lanjut,” ujarnya saat ditemui di ruangannya, Senin (27/04/2026).

Kata dia, sistem tersebut berbeda dengan pendidikan formal yang umumnya mengharuskan peserta menempuh waktu hingga tiga tahun. Di SKB, proses belajar disesuaikan dengan dokumen yang dimiliki peserta.

Menurut Hairul, konsep ini juga berlaku pada jenjang lain. Untuk Paket B setara SMP, peserta yang memiliki rapor hingga kelas 7 dapat melanjutkan ke kelas 8. Begitu pula pada Paket A setara SD, penempatan kelas dilakukan berdasarkan riwayat pendidikan sebelumnya.

"Sama dengan SMP dan SD, kalau ada raport sekolah sebelumnya langsung bisa melanjutkan kelas berikutnya," tegasnya. 

Lanjutnya, program ini dirancang untuk menjangkau masyarakat yang sempat putus sekolah agar bisa kembali melanjutkan pendidikan tanpa harus mengulang dari awal. Dengan demikian, waktu penyelesaian studi menjadi lebih efisien.

Dengan harapan, program kesetaraan bisa menjadi alternatif untuk mendapatkan ijazah yang setara dengan pendidikan formal. 

“Intinya kalau sudah punya rapor, tinggal melanjutkan. Ini untuk membantu warga belajar agar lebih cepat menyelesaikan pendidikannya,” tutup Hairul Saleh.






TINGGALKAN KOMENTAR