Disdikbud Salurkan Tas Sekolah; Wali Kota : Ini Bentuk Kepedulian Pemkot dengan Dunia Pendidikan
Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni dan Disdikbud bersama para guru SMPN 7 Bontang mengabadikan momen bersama usai penyerahan tas sekolah.
BONTANG – Program unggulan pasangan Wali Kota Neni Moerniaeni dan Agus Haris yakni pembagian tas sekolah mulai ditunaikan.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) sebagai leading sector program ini menyalurkan peralatan sekolah secara bertahap.
Baru-baru ini giliran Disdikbud menyalurkan tas sekolah ke SMPN 7 Bontang. Penyaluran ini sekaligus diperingati dalam puncak peringatan Bulan Bahasa.
Wali Kota yang didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang Abdu Safa Muha, Sekretaris Disdikbud Saparudin, serta Lurah Tanjung Laut Indah Ardiansyah.
Dalam sambutannya, Bunda Neni sapaan akrab Wali Kota menyampaikan bahwa penyerahan tas tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap peserta didik agar lebih semangat belajar dan bangga menjadi pelajar Bontang.
“Kami ingin anak-anak Bontang belajar dengan semangat dan percaya diri. Bantuan tas ini bukan sekadar hadiah, tetapi simbol kepedulian dan dorongan agar mereka terus berprestasi,” tutur Bunda Neni disambut tepuk tangan meriah siswa.
Selain penyerahan bantuan, kegiatan juga dirangkai dengan perayaan Bulan Bahasa yang diisi dengan berbagai lomba kreatif seperti baca puisi, pantomim, menulis cerpen, dan membaca berita. Momen ini menjadi wadah bagi siswa SMPN 7 untuk menunjukkan kemampuan berbahasa dan berekspresi secara positif.
Plt Kepala Sekolah SMPN 7 Bontang, Nor Hayati, mengatakan bahwa momentum Bulan Bahasa tahun ini menjadi sangat berkesan karena dipadukan dengan kegiatan sosial yang memberi manfaat langsung bagi siswa.
“Kami sangat berterima kasih kepada Ibu Wali Kota dan jajaran Disdikbud. Bantuan untuk siswa ini menjadi bukti nyata bahwa pemerintah hadir mendukung pendidikan di tingkat sekolah,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan seperti ini juga menjadi sarana efektif menanamkan nilai literasi dan cinta budaya kepada generasi muda.
“Semangat Bulan Bahasa bukan hanya soal lomba, tapi bagaimana siswa belajar mencintai bahasa Indonesia dan menghargai karya sendiri,” tambah Nor Hayati.
Dengan dukungan dari Pemerintah Kota Bontang, SMPN 7 terus berkomitmen menumbuhkan budaya literasi dan semangat belajar di lingkungan sekolah, membentuk siswa yang cerdas, berkarakter, dan bangga pada identitas bangsanya.
Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.com dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini: