Catat ! Pendaftaran Kejar Paket A, B dan C di SPNF SKB Bontang Tutup 31 Juli
Satuan Pendidikan Non Formal Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Bontang di Jalan HM Ardans (Pisangan) Kelurahan Satimpo, Kecamatan Bontang Selatan.
BONTANG - Satuan Pendidikan Non Formal Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Bontang, membuka Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk program pendidikan kesetaraan.
Adapun program yang dibuka mencakup paket A setara Sekolah Dasar (SD) paket B setara Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan paket C setara dengan Sekolah Menengah Atas (SMA).
Pendaftaran dibuka mulai tanggal 2 Februari hingga 31 Juli 2026 mendatang dengan mengakses link https//bit.ly/SPMBSKB. Masyarakat yang belum sempat menempuh pendidikan formal, mendapat kesempatan melanjutkan pendidikan melalui jalur nonformal tersebut.
Plt Kepala Satuan Pendidikan Non Formal, SKB Bontang, Hairul Saleh mengungkapkan, program ini menjadi solusi bagi warga yang ingin memperoleh ijazah setara pendidikan formal dengan sistem belajar yang lebih fleksibel.
“Program kesetaraan ini kami siapkan untuk menjangkau masyarakat yang putus sekolah atau memiliki keterbatasan waktu," ungkapnya kepada media ini, Senin (27/04/2026).
Untuk mendaftar di SKB, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi calon peserta didik. Di antaranya, mengisi formulir pendaftaran, melampirkan fotokopi kartu keluarga, serta dokumen pendukung lain seperti akta kelahiran untuk Paket A, dan ijazah terakhir untuk Paket B dan C.
Selain itu, peserta juga diminta menyiapkan pas foto ukuran 3x4 sebanyak dua lembar dengan ketentuan latar belakang berbeda, yakni merah untuk Paket A, biru untuk Paket B, dan kuning untuk Paket C.
Kata Hairul, pendaftaran sengaja dibuka sampai bulan Juli karena memberikan kesempatan bagi warga yang tidak masuk mendaftar di sekolah formal.
"Namun selama usianya masih memenuhi di sekolah formal, kami menyarankan daftar di sekolah formal, kecuaki orangnya memang tidak mau di formal kami persilahkan di SKB," tegasnya.
Pun, SKB Bontang terus berkomitmen meningkatkan akses pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat. Dengan adanya program ini, diharapkan tidak ada lagi warga yang tertinggal dalam mendapatkan pendidikan dasar hingga menengah.
“Ini bagian dari upaya kami mendukung pemerataan pendidikan di Kota Bontang,” jelas Hairul Saleh.
Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.com dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini: