BONTANG- Wali Kota Bontang menegur Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat yang belum mencairkan 100 persen Bantuan Langsung Tunai (BLT) pada 2026 ini.
Penerima manfaat program Bantuan Langsung Tunai (BLT) di Kota Bontang kembali menyusut. Dari jumlah awal diketahui berjumlah 1.330 orang, kini menjadi 922 penerima.
BONTANG- Pencairan Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebesar Rp 300 ribu untuk warga miskin di Bontang belum terealisasi 3 bulan terakhir. Dari total ribuan penerima bantuan ini baru terdistribusi sebagian.
Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, merespons kritik terkait dugaan pemborosan anggaran Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang. Ia menegaskan komposisi anggaran yang dialokasikan telah sesuai kesepakatan dan tetap mengutamakan kepentingan masyarakat.
Program pemberian makanan 3 kali sehari untuk lansia atau Rantang Kasih Pemkot Bontang
tidak berlanjut di 2026 ini. Pemkot menggantinya dengan pemberian Bantuan Langsung Tunai (BLT).
BONTANG- Pemkot Bontang sudah menyiapkan sejumlah program untuk menekan angka kemiskinan. Hasil pendataan terbaru jumlah warga miskin bertambah saat ini tercatat sebanyak 17.053 orang