APBD-P Kaltim 2026 Urung Dibahas; Menunggu Kejelasan Dana Transfer Pusat
Anggota Komisi III DPRD Kaltim Muhammad Samsun
KLIKKALTIM– Pembahasan APBD-Perubahan 2026 Kalimantan Timur urung dibahas hingga hari ini karena belum ada kepastian penerimaan Dana Transfer ke Daerah (TKD) dari APBN.
Anggota Komisi III DPRD Kaltim Muhammad Samsun mengatakan, kondisi tersebut membuat legislatif harus berhitung secara cermat agar perubahan anggaran tidak bergantung pada penerimaan yang belum pasti.
Menurutnya, DPRD tidak ingin memasukkan proyeksi dana tambahan apabila realisasinya belum jelas, sebab hal tersebut dapat memengaruhi struktur belanja daerah.
“Informasinya memang begitu, makanya harus kita sesuaikan. Jangan sampai perubahan APBD sudah dibahas, kemudian dana itu baru masuk belakangan,” ujar Samsun saat ditemui di Samarinda (18/8/2026).
Samsun mengatakan, DPRD Kaltim sebelumnya telah berupaya mencari kejelasan mengenai rencana penambahan TKD tersebut. Salah satunya dengan melakukan komunikasi dan mengajukan pertemuan dengan Komisi XII DPR RI.
Namun, upaya tersebut belum menghasilkan kepastian. Pertemuan yang direncanakan di Jakarta belum terlaksana karena terkendala agenda pihak terkait.
Ia menyebut, posisi DPRD daerah memang memiliki keterbatasan dalam mendorong keputusan pemerintah pusat terkait kebijakan transfer ke daerah.
“Siapa yang berani mendesak pemerintah pusat? Kita ini daerah. Kalau pusatnya masih melambat, ya kita menunggu,” katanya.
Menurut Samsun, langkah untuk melakukan lobi dan komunikasi lebih intensif kepada pemerintah pusat lebih banyak menjadi kewenangan pemerintah provinsi. Sementara DPRD tetap menjalankan fungsi pengawasan dan komunikasi politik melalui jalur yang tersedia.
Ia menegaskan, DPRD Kaltim akan tetap menunggu kepastian tambahan TKD sebelum menentukan arah pembahasan APBD Perubahan 2026.
Sikap tersebut diambil agar perencanaan anggaran daerah tetap realistis dan tidak memasukkan sumber pendapatan yang belum memiliki kepastian pencairan.
“Kita sesuaikan dengan kemampuan dan kepastian penerimaan yang ada,” demikian Samsun.
Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.com dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini: