Rob Diprediksi Terjadi Hingga Pekan Depan, Warga Bontang Kuala Berlebaran Ditengah Banjir
Ilustrasi banjir rob di Bontang Kuala (Klik Kaltim).
BONTANG- Banjir Rob diprediksi bakal merendam sejumlah kawasan pesisir Bontang selama sepekan ke depan. Dari informasi Klik Kaltim banjir dimulai pada Senin (16/3) dan berlangsung hingga 23 Maret 2026 mendatang.
Dari jadwal itu banjir dipastikan akan terjadi pada perayaan Idul Fitri 1447 hijriah yang dijadwalkan pada (20/3) atau (21/3). Ketinggian air diprediksi sampai 2,3 meter.
Daerah terdampak paling besar di Kelurahan Bontang Kuala. Sebab akses utama masyarakat pasti terendam. Banjir diketahui diprediksi terjadi mulai pukul 17.00 Wita hingga pukul 19.00 Wita.
Salah seorang warga Bontang Kuala Taswin mengaku banjir ini pasti akan berdampak dengan aktivitas masyarakat, apalagi mobilitas warga saat lebaran tinggi.
"Terdampak pasti. Apalagi Bontang Kuala jadi tujuan wisata. Kalau banjirnkan kasian warga tidak bisa keluar dan wisatanya tidak berjalan," ucap Taswin.
Diketahui hingga saat ini Pemkot Bontang belum memiliki alternatif apapun untuk menangani kasus banjir rob di Bontang Kuala. Mereka hanya berharap pembangunan dilakukan pemerintah pusat. Karena itu merupakan aset mereka.
Kepastian pembangunan pun juga masih abu-abu. Sebelumnya diberitakan Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris berjuangnuntik penanganan akses utama masyarakat Kelurahan Bontang Kuala yang terdampak banjir rob ke pemerintah pusat.
Kepada awak media perjuangan mencari anggaran ini diperlukan ditengah defisit APBD 2026. Terlebih Bontang Kuala merupakan daerah destinasi wisata andalan dan kampung tertua yang perlu diperhatikan.
"Kami berjuang. Kemarin kami ke Kementerian PUPR dan Komisi V bidang infrastruktur," ucap Agus Haris.
Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.com dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini: