•   16 June 2026 -

PT. Borneo Grafika Pariwara

Jl. Kapt Pierre Tendean, RT 02 No 9, Kelurahan Bontang Baru
Kecamatan Bontang, Kota Bontang, Kaltim - 75311

Meski Terendam Rob, Warga Tetap Terobos Genangan Demi Mancing di Bontang Kuala

Bontang - M Rifki
16 Juni 2026
 
Meski Terendam Rob, Warga Tetap Terobos Genangan Demi Mancing di Bontang Kuala Beberapa rombongan pemancing nekat menerobos banjir rob demi menyalurkan hobi.

BONTANG – Banjir rob kembali menggenangi kawasan pesisir Kelurahan Bontang Kuala, Selasa (16/6/2026) pagi. Tingginya pasang air laut menyebabkan akses utama menuju kampung di atas laut terendam dan mengganggu aktivitas warga.

Sejumlah warga yang hendak masuk ke kawasan Bontang Kuala memilih menunggu air surut. Mereka khawatir kendaraan yang digunakan mengalami kerusakan akibat terendam atau terkena percikan air laut.

Meski demikian, beberapa warga tetap nekat menerobos genangan demi menyalurkan hobi memancing. Dengan ketinggian air mencapai semata kaki, mereka tetap melintasi jalan yang tergenang karena sudah terlanjur menyewa kapal di dalam kawasan tersebut.

"Nekat saja, Mas. Nanti motor bisa disiram nanti. Kami sudah terlanjur sewa kapal," ujar salah seorang pengunjung yang bergegas memasuki kawasan Bontang Kuala.

Selain menggenangi akses utama menuju kampung atas laut, banjir rob juga merendam sejumlah wilayah daratan di Kelurahan Bontang Kuala. Salah satunya berada di kawasan belakang Bank Paro Tua, di mana akses jalan warga turut terganggu akibat genangan air.

Berdasarkan pantauan Klik Kaltim, banjir rob telah terjadi sejak Senin (15/6/2026). Ketinggian muka air laut tercatat mencapai sekitar 2,3 meter. Kondisi ini diperkirakan masih akan berlangsung hingga Kamis (18/6/2026).

Kepala Pelaksana BPBD Bontang Usman melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Ismail, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan selama periode pasang laut.

Menurutnya, selain genangan air, warga juga perlu mewaspadai kemunculan buaya yang kerap terlihat di kawasan pesisir saat air laut pasang.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati dan waspada terhadap kemunculan buaya. Jangan berenang atau bermain di tepi laut saat kondisi pasang," ujar Ismail. (*)






TINGGALKAN KOMENTAR