Investor Siap Gelontorkan Rp300 Miliar untuk Pelabuhan Loktuan, Pemkot Kaji Perpanjangan Masa Kelola PT LBB
Wakil Walikota Bontang Agus Haris.
BONTANG – Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris membawa kabar baik terkait rencana pengembangan Pelabuhan Loktuan. Seorang investor disebut siap menanamkan modal hingga Rp300 miliar untuk mendukung pengembangan pelabuhan yang dikelola PT Laut Bontang Bersinar (LBB).
Agus Haris mengatakan investor tersebut merupakan perusahaan dalam negeri yang telah beraktivitas di Kalimantan Timur. Saat ini mereka menyatakan minat untuk berinvestasi sekaligus menjalin kerja sama dengan PT LBB sebagai operator Pelabuhan Loktuan.
Menurut Agus Haris, masuknya investasi tersebut berpotensi meningkatkan aktivitas ekonomi di Kota Bontang. Sebab, pelabuhan memiliki peran strategis sebagai salah satu pusat perputaran ekonomi daerah.
"Ada investor yang berminat. Nilai investasinya mencapai Rp300 miliar," ujar Agus Haris kepada awak media.
Ia menilai kondisi Pelabuhan Loktuan saat ini masih belum optimal dalam menghasilkan pendapatan bagi daerah. Aktivitas pelabuhan masih didominasi layanan bongkar muat, sementara fasilitas yang tersedia dinilai belum memadai untuk melayani kapal-kapal berukuran besar.
Selain itu, fasilitas dermaga sandar juga masih terbatas sehingga diperlukan pengembangan infrastruktur agar daya saing pelabuhan meningkat.
Namun sebelum investasi direalisasikan, investor meminta kepastian terkait masa pengelolaan Pelabuhan Loktuan oleh PT LBB. Saat ini kerja sama operasional pelabuhan tersebut memiliki masa berlaku selama 15 tahun.
PT LBB diketahui telah mengajukan usulan perpanjangan masa pengelolaan hingga 30 tahun ke depan. Kepastian jangka waktu tersebut dinilai penting untuk menjaga kelayakan investasi dan proyeksi arus kas perusahaan.
"Nanti tim Pemkot akan mereview usulan PT LBB. Saya sudah perintahkan agar segera diproses sehingga ada kepastian bagi investor," katanya.
Dana Difokuskan untuk Pengembangan Dermaga dan Kapal Pandu
Agus Haris menjelaskan, dana investasi senilai Rp300 miliar tersebut dinilai cukup untuk merevitalisasi Pelabuhan Loktuan secara bertahap.
Salah satu fokus utama pengembangan adalah penambahan dan perluasan dermaga. Dengan fasilitas yang lebih memadai, pelabuhan diharapkan mampu menarik lebih banyak perusahaan untuk menggunakan Pelabuhan Loktuan sebagai lokasi bongkar muat.
Selain pengembangan dermaga, sebagian dana investasi juga direncanakan untuk melengkapi fasilitas jasa kapal pandu dan kapal tunda. Sektor tersebut dinilai memiliki potensi pendapatan yang cukup besar bagi pengelola pelabuhan maupun daerah.
Menurut Agus Haris, pembahasan lebih lanjut terkait skema kerja sama investasi akan dilakukan langsung oleh PT LBB dengan calon investor melalui mekanisme Kerja Sama Operasi (KSO).
"PT LBB nanti yang akan membahas lebih lanjut kesepakatan KSO dengan investor," pungkasnya.
Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.com dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini: