•   03 May 2026 -

PT. Borneo Grafika Pariwara

Jl. Kapt Pierre Tendean, RT 02 No 9, Kelurahan Bontang Baru
Kecamatan Bontang, Kota Bontang, Kaltim - 75311

Hujan Deras Mengguyur Bontang, Sejumlah Wilayah Terendam Banjir

Bontang - M Rifki
16 Maret 2025
 
Hujan Deras Mengguyur Bontang, Sejumlah Wilayah Terendam Banjir Banjir yang merendam di bilangan Jalan HM Ardans, Kelurahan Gunung Elai, Kecamatan Bontang Utara. (Ist-Klik Kaltim)

BONTANG- Hujan deras pada Minggu (16/3/2025) malam membuat sejumlah daerah di Bontang tergenang banjir. Dari pantauan Klik Kaltim, genangan air disebabkan karena saluran drainase dangkal hingga tak mampu menampung debit air

Dari pantauan di lapangan, kawasan tergenang air di depan Alfamidi, Jalan Pattimura Kelurahan Api-Api. Pengendara pun harus memelankan lajunya agar tidak terciprat ke pengguna jalan lain. 

Selain itu air juga terpantau menggenangi Jalan HM Ardans Kelurahan Satimpo. Debit air yang cukup tinggi juga membuat pengendara harus memelankan laju kendaraanya. 

Di posisi lain, Kelurahan Tanjung Laut Indah. Posisinya didekat SD Muhamadiyah. Bahkan air  masuk ke pemukiman. 

Warga pun berupaya mengevakuasi barang elektronik untuk menghindari kerusakan. Dari informasi yang dihimpun ketinggian air berangsur-angsur surut. 

Untuk Jalan HM Ardans diketahui pada 2025 ini akan ada proyek perbaikan saluran drainase. Tujuannya agar wilayah tersebut bisa mengurangi dampak banjir akibat hujan deras. 

Pemkot Bontang mendapatkan alokasi anggaran senilai Rp47,4 miliar dari Pemprov Kaltim untuk penanganan banjir di wilayah Kelurahan Satimpo tahun ini. Proyek fisik itu berupa pembangunan drainase dan turap.

Dalam pantauan Klik Kaltim melalui Layanan Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (Sirup) LKPP anggaran untuk penanganan turap senilai Rp23,7 miliar. Sementara saluran drainase di Jalan HM Ardhan senilai Rp23,7 miliar.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Bontang Edy Prabowo mengatakan, untuk program drainase akan menyasar 500 meter menuju aliran Sungai Dahlia di Jalan Imam Bonjol. Begitu juga dengan turap posisi pembangunan di perbatasan antara kedua kelurahan. Yaitu Kelurahan Api-Api dan Satimpo.

"Kedua anggaran itu dari Bantuan Keuangan Provinsi Kaltim. Penanganan banjir saat ini berfokus di sana. Dari saluran drainase dan turapnya," ucap Edy,






TINGGALKAN KOMENTAR