ESDM Hanya Akomodir 1.000 Kuota Tambahan Jargas di Bontang, Kontraktor Dapat Perpanjangan Waktu
Proyek penggalian instalasi jaringan gas di Kota Bontang.
BONTANG – Kuota tambahan pembangunan Jaringan Gas (Jargas) rumah tangga gratis dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk Kota Bontang dipastikan berkurang dari usulan awal.
Kepala Bagian Ekonomi dan Sumber Daya Alam Sekretariat Kota Bontang, Moch Arif Rochman, mengatakan kuota tambahan yang sebelumnya direncanakan mencapai 2.000 sambungan rumah kini hanya dapat direalisasikan sebanyak 1.000 sambungan.
Menurut Arif, pengurangan tersebut terjadi karena ketentuan adendum kontrak yang membatasi penambahan volume pekerjaan dan anggaran maksimal 10 persen dari nilai kontrak awal.
Meski jumlahnya menyusut hingga 50 persen, Pemkot Bontang tetap bersyukur karena Kementerian ESDM masih merealisasikan tambahan kuota yang sebelumnya dijanjikan.
“Dari data awal tambahan 2.000 sambungan. Tapi setelah dipastikan, hanya 1.000 yang bisa ditambah,” kata Arif.
Dengan tambahan tersebut, total pembangunan Jargas di Bontang tahun ini mencapai 11.553 sambungan rumah.
Program ini dikerjakan melalui skema multi years contract yang ditenderkan pemerintah pusat. Proyek tersebut dimenangkan oleh PT Noorel Idea yang berkantor di Jakarta Pusat.
Saat ini, progres pekerjaan difokuskan pada penyelesaian pemasangan jaringan pipa. Di saat yang sama, kontraktor juga masih menuntaskan distribusi dan pemasangan kompor kepada calon pelanggan.
Arif menambahkan, kontraktor pelaksana telah memperoleh tambahan waktu pengerjaan melalui adendum kontrak. Perpanjangan waktu yang diberikan mencapai 77 hari.
Pemerintah berharap tambahan waktu tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal agar seluruh pekerjaan, termasuk sambungan rumah tambahan, dapat diselesaikan sesuai target.
“Untuk sambungan baru sudah kami sampaikan ke kontraktornya,” pungkasnya.
Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.com dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini: