Tiga Mobil Terperosok, DPRD Desak Kontraktor Tutup Galian Jargas di Selat Bone Usai Keluhan Warga
Salah satu mobil terperosok di drainase saat menghindari lubang jargas di Jalan Selat Bone, Kelurahan Berbas Tengah.
BONTANG - Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Bontang, Muhammad Sahib mendesak kontraktor proyek jaringan gas (jargas) segera menutup galian di Jalan Selat Bone, Gang Satelit, Kelurahan Berbas Tengah, Kecamatan Bontang Selatan.
Desakan itu muncul setelah menerima keluhan warga, terkait kendaraan yang berulang kali terperosok ke drainase akibat menghindari lubang galian yang dibiarkan terbuka.
Kata dia, keluhan itu disampaikan warga karena galian proyek disebut belum ditutup selama hampir tiga bulan. Sedikitnya, tiga kendaraan sudah terperosok saat berusaha menghindari lubang galian yang menganga.
"Galian jargas tidak ditutup sudah hampir 3 bulan sudah 3 mobil terperosok masuk parit, tidak ada tanda-tanda di pasang oleh kontraktor," ujarnya.
Dikonfirmasi terpisah, Manajer Konstruksi PT Noorel Idea, Mulya Munir menyampaikan bahwa keterlambatan penanganan dipengaruhi keterbatasan tenaga kerja. Saat ini, sebagian pekerja masih belum kembali sehingga personel yang tersedia di lapangan hanya sekitar 25 prang.
Ia mengatakan, fokus pekerjaan sementara berada di kawasan Kelurahan Kanaan sembari menunggu tambahan tenaga kerja datang. Tetapi, apabila terdapat kondisi yang bersifat mendesak, sebagian pekerja akan diarahkan ke lokasiyang membutuhkan penanganan.
"Kami senang jika ada aduan yang disertai foto lokasi karena gampang diarahkan pekerja agar segera ditangani," jelasnya Mulya Munir.
Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.com dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini: