•   18 June 2026 -

PT. Borneo Grafika Pariwara

Jl. Kapt Pierre Tendean, RT 02 No 9, Kelurahan Bontang Baru
Kecamatan Bontang, Kota Bontang, Kaltim - 75311

Abaikan Kritik Dewan; Proyek Koperasi Merah Putih Tetap Jalan Walau Izin Masih Pengurusan

Bontang - M Rifki
18 Juni 2026
 
Abaikan Kritik Dewan; Proyek Koperasi Merah Putih Tetap Jalan Walau Izin Masih Pengurusan Salah satu proyek pembangunan Koperasi Merah Putih di Jalan Biola, RT 5, Kelurahan Bontang Baru, Kecamatan Bontang Utara.

BONTANG- Dinas Koperasi Usaha Kecil, Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskop-UKMPP) angkat bicara ihwal pembangunan Koperasi Merah Putih (KMP) yang tetap berlanjut meski izin belum rampung.

Kata dia, untuk pengurusan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) KMP bisa dijalankan bersamaan dengan pengerjaan fisik. Hal ini dilakukan guna mempercepat pengoperasian KMP di Kota Bontang. 

Kepala Diskop-UKMPP Eko Arisandi mengatakan, Satuan Tugas KMP sudah berkoordinasi dengan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) untuk alur pengurusan izin. 

Setelah itu pengurusan PBG akan dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Bontang. "Semua berjalan beriringan mas," ucap Eko. 

Kebijakan pemerintah ini seolah mengabaikan kritik dewan atas proyek pembangunan koperasi. Sejumlah anggota DPRD Bontang mengkritisi pembangunan yang abai dengan izin, seperti yang disuarakan Muhammad Sahib dan Nursalam beberapa waktu lalu. 

Terpisah dikonfirmasi Kepala DPM-PTSP Aspianur menyatakan komitmennya mendukung percepatan pelaksanaan pengurusan izin KMP. 

Menurutnya, seluruh unsur yang tergabung dalam satgas akan berkolaborasi agar tahapan pelaksanaan program berjalan sesuai ketentuan dan target yang telah ditetapkan pemerintah.

“Melalui Satgas Percepatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, kami siap mendukung dan mengawal pelaksanaan program ini agar dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.

Aspianur menjelaskan, KDMP merupakan salah satu program strategis nasional yang bertujuan memperkuat ekonomi masyarakat di tingkat desa dan kelurahan melalui pengembangan usaha berbasis koperasi.

Karena itu, koordinasi dan sinergi antarinstansi terus dilakukan guna mendukung kelancaran pelaksanaan program di daerah.
“Kami mendukung penuh percepatan program ini. Harapannya seluruh tahapan dapat berjalan lancar sehingga manfaatnya bisa segera dirasakan masyarakat,” katanya.






TINGGALKAN KOMENTAR