Toleransi Jarak; SMPN 3 Bontang Mudahkan Syarat untuk Jalur Domisili
Kepala Sekolah SMPN 3 Bontang, Mukono.
BONTANG- Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jalur domisili di SMPN 3 Bontang, diterapkan secara fleksibel. Sekolah membuka peluang bagi calon siswa di luar radius 400 meter, jika kuota belum terpenuhi hingga tahap akhir.
Kepala sekolaj SMPN 3 Bontang, Mukono mengungkapkan, kuota jalur domisili ditetapkan sebesar 40 persen dari total daya tampung 200 siswa, atau setara 80 kursi. Namun penerapanya, tidak selalu kuota tersebut terisi penuh oleh pendaftar dalam radius yang ditentukan.
“Kalau yang dalam radius 400 meter kurang, kami tarik yang jaraknya terdekat meskipun sedikit di atas itu. Masih fleksibel,” ungkapnya, Senin (20/04/2026).
Ia menilai, fleksibilitas ini dilakukan dengan tetap mempertimbangkan jarak terdekat dari sekolah. Calon siswa yang berjarak sedikit lebih jauh, seperti 420 hingga 450 meter, masih memiliki peluang diterima jika kuota belum terpenuhi.
Meski demikian, kata Mukono, kebijakan itu tidak dilakukan sejak awal seleksi. Pihak sekolah, baru mengambil langkah itu setelah memastikan jumlah total siswa belum mencapai daya tampung maksimal.
Langkah ini merupakan kebijakan internal sekolah untuk memastikan kuota terpenuhi, tanpa mengabaikan prinsip pemerataan akses pendidikan.
"Tapi kita kita cek dulu di hari terakhir baru kita berani menghubungi. Ini masih ada kuota, silakan kalau mau di sini," tutup Mukono.
Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.com dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini: