•   01 May 2026 -

PT. Borneo Grafika Pariwara

Jl. Kapt Pierre Tendean, RT 02 No 9, Kelurahan Bontang Baru
Kecamatan Bontang, Kota Bontang, Kaltim - 75311

Lirik Pembangunan Pabrik Hilirisasi Soda Ash; DPM PTSP Siapkan Lahan, Janjikan Insentif ke Investor

Advertorial - Redaksi
31 Oktober 2025
 
Lirik Pembangunan Pabrik Hilirisasi Soda Ash; DPM PTSP Siapkan Lahan, Janjikan Insentif ke Investor Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni saat diwawancara usai peletakan batu pertama pabrik soda ash.

BONTANG- Wali Kota Bontang Neni Moernaeni bergerak cepat pasca pabrik Soda Ash resmi di bangun dan akan beroperasi pada 2028 mendatang untuk mencari investor industri pengolah. 

Lahan di Kawasan Industri Bontang Lestari dipasarkan untuk menggaer investor. Mulai dari pabrik kaca, deterjen, kimia, pulp dan kertas. 

Kemudian, Industri pengolaan air, tekstil, Industri Metalurgi, Industri Food Grade, baterai dan aki, Industri Keramik dan Enamel, serta Pencernaan Jaringan dan Laboratorium. 

"Kami siapkan bisnis plan pasca pabrik itu berdiri. Tugas mencari investor juga tengah dilakukan," ucap Wali Kota Bontang Neni Moernaeni usai peresmian Pabrik Soda Ash pada Jumat (31/10/2025) kemarin. 

Terlebih Pupuk Kaltim hanya akan membangun 1 pabrik saja untuk penyediaan Soda Ash. Sementara pengerjaan kontruksi hilirisasi itu berada di kewenangan daerah. 

Neni mengaku melalui DPM-PTSP juga diminta bekerja ekstra mencari potensi investor. Baik investor dalam negeri atau luar negeri. 

"Kami berikan karpet merah untuk, investor. Lahan tersedia seribu hektar cocok untuk bangun Industri," terangnya. 

Diberitakan sebelumnya, PT Pupuk Kaltim resmi memulai pembangunan pabrik Soda Ash pertama di Indonesia melalui prosesi groundbreaking yang digelar pada Jumat (31/10/2025). Proyek strategis nasional ini ditargetkan tuntas pada Maret 2028 mendatang.

Sejak Juni 2025, PT Pupuk Kaltim telah memulai tahap awal berupa pematangan lahan seluas 16 hektare yang akan menjadi lokasi utama fasilitas produksi Soda Ash.

Dalam pelaksanaan proyek ini, Pupuk Kaltim menggandeng konsorsium PT TCC Indonesia Branch – PT Enviromate Technology International sebagai mitra Engineering, Procurement, and Construction (EPC).

Pabrik di Bontang ditargetkan mampu memproduksi 300.000 metrik ton Soda Ash dan 300.000 metrik ton Amonium Klorida per tahun.

Terpisah, Kepala Dinas DPM-PTSP Aspianur menambahkan, dirinya bakal memenuhi syarat untuk mendukung rencana Wali Kota Bontang Neni. Dia mengaku, Bontang sudah memiliki pra syarat untuk menampung investasi besar, seperti lahan dan perizinan bagi industri. 


"Kita sudah siap menampung investasi jumbo, lahan ada. Izin dipermudah, sisa investornya lagi," ungkapnya. 






TINGGALKAN KOMENTAR