•   13 April 2026 -

PT. Borneo Grafika Pariwara

Jl. Kapt Pierre Tendean, RT 02 No 9, Kelurahan Bontang Baru
Kecamatan Bontang, Kota Bontang, Kaltim - 75311

Jadwal Belajar SMPN 1 Bontang Mulai Normal; 27 RKB Difungsikan

Advertorial - Redaksi
13 April 2026
 
Jadwal Belajar SMPN 1 Bontang Mulai Normal; 27 RKB Difungsikan Pembangunan lanjutan gedung RKB di SMPN 1 Bontang telah rampung pada 2025 lalu dan kini siap dimanfaatkan pada tahun ajaran baru.

BONTANG - Jadwal kelas belajar mengajar di SMP Negeri 1 Bontang mulai kembali normal setelah gedung baru resmi digunakan. 

Bangunan senilai Rp3,4 miliar pada 2025 lalu oleh Disdikbud Bontang rampung. 

Hasilnya, sarana belajar di sekolah tersebut kini jauh lebih memadai dan siap digunakan pada tahun ajaran 2026.

Bangunan baru itu terdiri dari 12 ruang kelas yang dibangun tiga lantai, lengkap dengan fasilitas toilet di setiap lantai. Selain itu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan juga melakukan penataan halaman melalui pemasangan paving block.

Kepala SMP Negeri 1 Bontang, Riyanto, mengatakan saat ini sekolah memiliki total 27 ruang kelas. Namun, dua ruang di antaranya akan difungsikan sebagai ruang multimedia.

“Dari total itu, dua kelas kami gunakan untuk multimedia. Selebihnya sudah mencukupi untuk kebutuhan rombel,” ujarnya.

Ia menjelaskan, jumlah rombongan belajar (rombel) saat ini sebanyak 25 kelas. Rinciannya, kelas VII akan dibuka sembilan rombel, sedangkan kelas VIII dan IX masing-masing delapan rombel.

“Jumlah itu menyesuaikan dengan lulusan tahun sebelumnya,” jelasnya.

Dengan kapasitas ideal 33 siswa per rombel, total daya tampung sekolah mencapai 297 siswa. Menurutnya, angka tersebut sudah disesuaikan dengan ukuran ruang kelas 7x9 meter agar proses belajar tetap nyaman.

“Kalau terlalu padat, tentu tidak efektif untuk pembelajaran,” katanya.

Dari sisi tenaga pendidik, SMPN 1 Bontang dipastikan tidak mengalami kekurangan guru. Bahkan, pihak sekolah menjalin kerja sama dengan SMP Monamas sebagai sekolah mitra.

“Kalau ada kekurangan tenaga pengajar bisa saling bantu. Kami juga bisa mengirim guru ke sekolah mitra,” tambahnya.

“Dengan fasilitas yang sudah lengkap ini, kegiatan belajar mengajar kini jauh lebih optimal,” pungkasnya.






TINGGALKAN KOMENTAR