Inovasi RSUD Taman Husada: Upaya Capai Target Nasional dalam Waktu Tunggu Pasien
Ruang pelayanan admnistrasi RSUD Bontang/Dok
BONTANG- RSUD Taman Husada Bontang terus menunjukkan komitmennya untuk meningkatkan kualitas pelayanan, salah satunya dengan inovasi dalam sistem antrean pasien. Dalam kunjungan evaluasi tahunan oleh BPJS Kesehatan pada Kamis (24/10/2024), rumah sakit ini menyampaikan kemajuan dalam upaya memenuhi target nasional waktu tunggu pasien di atas 60 menit.
Kepala Bidang Pelayanan Medik dan Pengendalian Mutu RSUD Taman Husada, dr. Tri Ratna Paramita, mengungkapkan bahwa rekredensialing ini menjadi momen penting untuk mengevaluasi berbagai aspek pelayanan. “Saat ini, waktu tunggu rata-rata di layanan rawat jalan kami tercatat 60,71 menit. Meski sedikit di atas target nasional, kami optimis dengan inovasi yang kami terapkan, angka ini akan segera turun,” ujarnya.
Salah satu langkah signifikan yang dilakukan adalah pengembangan sistem antrean online. Sistem ini dirancang untuk memudahkan pasien melakukan pendaftaran tanpa perlu antre lama di lokasi. “Kami terus menyempurnakan sistem antrean online agar waktu tunggu pasien, terutama di poliklinik, dapat dikurangi,” tambahnya.
Menurut dr. Mita, tantangan terbesar ada pada klinik gigi yang membutuhkan waktu tindakan lebih lama dibandingkan klinik lain. Namun, dengan penyesuaian alur pelayanan dan optimalisasi sumber daya manusia, RSUD Taman Husada yakin mampu mencapai target nasional.
“Kami diberikan waktu hingga 30 November 2024 untuk memperbaiki beberapa kekurangan. Fokus utama kami adalah memastikan pasien mendapat pelayanan dengan waktu tunggu yang minimal, tanpa mengurangi kualitas tindakan medis,” jelasnya.
Inovasi ini juga melibatkan peningkatan efisiensi di seluruh poliklinik. Selain memperkuat sistem digital, RSUD menambah tenaga medis dan memperbaiki alur pelayanan untuk menyeimbangkan kapasitas rumah sakit dengan jumlah pasien yang terus meningkat.
Kunjungan BPJS Kesehatan menjadi pemacu bagi RSUD Taman Husada untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan. “Kerjasama dengan BPJS sangat penting, terutama untuk mendukung peserta JKN mendapatkan pelayanan terbaik. Dengan upaya berkelanjutan, kami yakin target nasional bisa tercapai,” ungkap dr. Mita.
Transformasi pelayanan berbasis teknologi ini diharapkan tidak hanya mengurangi waktu tunggu pasien tetapi juga meningkatkan kepuasan masyarakat Bontang terhadap pelayanan kesehatan yang diberikan RSUD Taman Husada. Inovasi yang dilakukan menjadi bukti nyata komitmen rumah sakit dalam memberikan akses kesehatan yang lebih baik dan efisien bagi semua lapisan masyarakat.
Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.com dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini: