Disdikbud Bontang Anggarkan Rp 2,7 Miliar untuk Perbaiki Toilet di 7 Sekolah SMP
Kunjungan Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni beberapa waktu lalu. (Dok)
BONTANG- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang menganggarkan Rp 2,7 miliar untuk perbaikan toilet di 7 Sekolah Menengah Pertama (SMP) tahun ini.
Kepala Bidang Pendidikan Dasar Disdikbud Bontang Nuryadi Bachtiar mengatakan, setiap SMP digelontorkan Rp398 juta perbaikan sarana dan prasarana.
Alasan dinas memprioritaskan perbaikan di sarana toilet karena dari instruksi Wali Kota Neni Moernaeni. Beberapa waktu lalu, orang nomor satu di Bontang itu meminta agar dinas memperbaiki toilet demi menjaga kesehatan para murid.
Dari hasil kunjungan ke sejumlah sekolah kala itu, wali kota menilai dinas perlu merenovasi kondisi toilet di sekolah. Apalagi kebersihan toilet menjadi cermin sekolah itu sehat atau tidak.
"Per sekolah kan banyak toiletnya. Bisa lebih dari 7 atau 10 setiap sekolah. Kalau ada sisanya baru sarana lain bisa diperbaiki," ucap Nuryadi kepada awak media.
Lebih lanjut, pada tahun ini Disdikbud tidak ada membangun Ruang Kelas Baru (RKB) karena keterbatasan biaya. Untuk itu pembangunan RKB Disdikbud Bontang mengusulkan ke pemerintah pusat untuk revitalisasi.
Total ada beberapa sekolah yang diusulkan. Pihak sekolah juga tidak diminta untuk memanipulasi data Dapodik. Agar pemerintah pusat bisa mengalokasikan anggaran sesuai kebutuhan.
"Kalau APBD terbatas jadi tidak ada RKB di sekolah tahun ini," pungkasnya.
Adapun sekolah yang kebagian anggaran perbaikan toilet diantaranya, SMP Negeri 1, SMP Negeri 4, SMP Negeri 5, SMP Negeri 6, SMP Negeri 7, SMP Negeri 8, dan SMP Negeri 9.
Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.com dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini: