•   04 February 2023 -

Kurang dari Seminggu Dirawat, Anak Yusuf Meninggal karena Gagal Ginjal Akut

Regional - Redaksi
20 Oktober 2022
Kurang dari Seminggu Dirawat, Anak Yusuf Meninggal karena Gagal Ginjal Akut Ayah Emira Tatiana, Yusuf Maulana, ditemui di Yogyakarta, Kamis (20/10/2022). - (Kontributor SuaraJogja.id/Putu)

KLIKKALTIM - Emira Tatiana, bayi tujuh bulan asal Sedayu, Bantul menjadi satu dari tiga anak di DIY yang meninggal akibat gagal ginjal akut. Emira meninggal pada 25 September 2022 lalu usai dirawat lima hari di beberapa rumah sakit.

Ayah Tatiana, Yusuf Maulana saat ditemui di Yogyakarta, Kamis (20/10/2022) mengungkapkan kematian putri kelimanya tersebut sangat cepat. Setelah demam dan kejang sejak 17 September 2022, kondisi kesehatan bayi tersebut terus memburuk.

"Waktu itu satu rumah terkena batuk pilek dan demam. Yang terakhir terkena saya dan adik [tatiana]," ujarnya.

Karena demam tinggi tak kunjung turun, Tatiana pun dibawa ke klinik dekat rumah. Namun karena tak lagi bisa minum ASI, bayi tersebut dirujuk ke RS PKU Gamping.

Baca juga : Kenapa Baru Sekarang Obat Sirup Ditemukan Tercemar EG? Ini Penjelasan Pakar

Di rumah sakit itu, fungsi organ Tatiana semakin berkurang. Karena tak juga membaik, bayi ini kembali dirujuk ke PKU Kota Yogyakarta pada 20 September 2022.

Tak juga membaik, Yusuf akhirnya membawa putri kelimanya tersebut ke RSUP Dr Sardjito. Melalui berbagai pemeriksaan dari sejumlah dokter, diketahui organ tubuh Tatiana mengalami kerusakan.

"Awalnya paru-paru yang diserang, kemudian lever dan yang pasti ginjal," jelasnya.

Yusuf akhirnya pasrah putrinya tidak dapat ditolong lagi meski tim medis di Sardjito sudah memberikan layanan yang terbaik. Akhirnya pada 25 September 2022, Tatiana dinyatakan meninggal dunia dengan diagnosis gagal ginjal akut atau acute kidney injury (AKI).

Baca juga : Dinkes Bontang Instruksikan Setop Jual Obat Sirup, Izin Apotek Bisa Dicabut Jika Melanggar

Yusuf mengaku, puterinya sejak lahir 23 Februari 2022 tak pernah mengalami masalah. Pemberian ASI selalu bagus, berat badan Tatiana pun selalu meningkat.

Pemberian makanan pendukung ASI (MPASI) sejak sebulan terakhir juga bagus. Tidak pernah ada gejala sakit apa pun yang dialami bayi tersebut.

Karenanya saat anaknya sakit parah secara tiba-tiba, Yusuf mengaku sangat kaget. Apalagi kerusakan organ tubuhnya terjadi hanya dalam waktu sangat singkat.

"Dokter pun mengatakan ini [penyakit misterius], secara umum sangat cepat menyerang, jam demi jam penurunan kesehatannya drastis banget," tandasnya.

Baca juga : Semua Obat Sirup Dilarang, Termasuk Vitamin Cair, Ini Alternatifnya

Karenanya dari peristiwa tersebut, Yusuf berharap ada penelitian lebih lanjut. Dengan demikian kasus gagal ginjal akut bisa ditangani dan tak ada lagi anak-anak yang terpapar penyakit itu tanpa tahu penyebabnya.

"Cukup anak saya saja dan beberapa anak lain yang terkena penyakit aneh ini," imbuhnya. (*)




TINGGALKAN KOMENTAR