•   03 May 2026 -

PT. Borneo Grafika Pariwara

Jl. Kapt Pierre Tendean, RT 02 No 9, Kelurahan Bontang Baru
Kecamatan Bontang, Kota Bontang, Kaltim - 75311

Kutim Raih WTP, Agusriansyah: Konsep Good Governance Harus Lebih Digas!

Kutai Timur - Redaksi
13 Mei 2024
 
Kutim Raih WTP, Agusriansyah: Konsep Good Governance Harus Lebih Digas! Agusriansyah Anggota Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur.

KLIKKALTIM - Raihan Predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) Untuk Kutai Timur disambut syukur oleh berbagai pihak, salah satunya Agusriansyah Anggota Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur.

Saat ditemui awak media usai gelaran KKSS di Kantor Bupati Kutim, Agusriansyah menyatakan sangat bersyukur atas predikat tersebut dan berharap agar pemerintah lebih bisa memaksimalkan banyak pembenahan dari segala sisi.

“Alhamdulillah, tentunya yang kita harapkan memang terus mempertahankan WTP ini. namun kita harus tetap dorong pemerintah untuk terus memperbaiki pelayanan-pelayanan public, baik di sisi infrastruktur maupun sumber daya manusianya” kata Agusriasyah.

Agusriansyah mengatakan bahwa pemkab kutim harus tetap menerapkan Good Governance, yang terus berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

“Harus di gass lagi good governance-nya, yang memang betul-betul sesuai keinginan dan kebutuhan masyarakat kita,” ucap agusrianyah.

Selain soal WTP, Agusriansyah juga berkomentar tentang beasiswa di kutim  yang masih sulit diakses oleh Masyarakat, dikarenakan keterbatasan internet dan pelayanan teknologi.

“mudah-mudahan kedepannya persoalan teknologi ini bisa dicari mekanismenya yang lebih memudahkan lagi, seperti pendaftarannya bisa dilakukan di sekolah masing-masing sehingga langsung diverifikasi untuk mereka yang memang layak menerima” Kata Agusriansyah.

Dirinya juga menyampaikan bahwa bisa saja hal tersebut dilakukan secara manual tapi karena keperluan database, akses internet tetap diperlukan.

Ditanya juga soal maraknya nepotisme terkait beasiswa, Agusriansyah mengklaim bahwa stigma tersebut perlu pembuktian dan pemberian beasiswa itu harus sesuai dengan kriteria yang sudah ditetapkan.

“Pastinya beasiswa ini terbuka untuk umum, siapa saja bisa mendaftar,” pungkasnya. (Ac) 






TINGGALKAN KOMENTAR