Novel Dukung Langkah Pemerintah Batasi Iklan Produk yang Memicu Penyakit Ginjal
Anggota DPRD Kabupaten Kutai Timur (Kutim), dr. Novel Tyty Paembonan.

STATS : 596
Kutai Timur - Anggota DPRD Kabupaten Kutai Timur (Kutim), dr. Novel Tyty Paembonan menilai penyebab utama gagal ginjal pada anak-anak, baik dari faktor keturunan maupun lingkungan. Itu sebabnya perlu sosialisasi pentingnya menjaga kesehatan.
“Penyakit gagal ginjal pada anak-anak bisa disebabkan oleh faktor turunan dari keluarga, sehingga anak yang baru lahir bisa terdampak secara langsung. Selain itu, ada juga penyebab dapatan, yaitu penyakit yang diperoleh setelah lahir akibat faktor lingkungan, seperti kontaminasi dari makanan,” jelas dr. Novel saat ditemui di Kantor DPRD Kutim, Senin (06/08/2024).
Dr. Novel juga mengingatkan bahaya konsumsi makanan dan minuman secara berlebihan, terutama yang mengandung kadar gula tinggi dan bersoda.
“Mengonsumsi makanan berlebihan bisa menjadi penyebab gagal ginjal. Minuman bersoda dan manis juga sangat berbahaya bagi ginjal, meskipun boleh diminum, tetapi harus dihindari jika dikonsumsi terus menerus,” tambahnya.
Sebagai langkah preventif, pemerintah kini melarang iklan makanan dan minuman manis yang dapat memicu gagal ginjal, terutama pada anak-anak. Ia itu menyatakan bahwa kebijakan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk melindungi kesehatan generasi muda dari risiko penyakit ginjal sejak dini.
“Pemerintah sedang melarang publikasi dan promosi makanan yang sangat manis. Ini adalah salah satu langkah pencegahan agar anak-anak tidak terkena batu ginjal di usia dini,” tutupnya
Dengan regulasi yang semakin ketat, diharapkan masyarakat lebih waspada dalam memilih konsumsi harian, khususnya bagi anak-anak, untuk mencegah munculnya penyakit berbahaya seperti gagal ginjal di usia muda. (adv)
Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.com dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini: