Dorong Penjualan Produk Lokal, Pemkab Kutim Gencarkan Bazar UMKM
Dorong Penjualan Produk Lokal, Pemkab Kutim Gencarkan Bazar UMKM.

STAT : 681
Kutai Timur – Pemerintah Kabupaten Kutim melalui Dinas Koperasi dan UKM terus menggelar berbagai Bazar UMKM di Taman Bersemi Sangatta (Ex STQ), Kecamatan Sangatta Utara, dengan melibatkan 30 pelaku UMKM. Acara ini berlangsung selama lima hari, dari tanggal 7 hingga 11 Agustus 2024.
Dalam sambutannya, Asisten Administrasi Umum (Admum) Sudirman Latief, menGatakan bahwa bazar ini merupakan bagian dari strategi bisnis terencana oleh Pemkab Kutim untuk mendorong penjualan produk-produk UMKM lokal.
"Apa yang kita lakukan malam ini adalah salah satu upaya agar produk-produk yang sudah dihasilkan oleh para UMKM kita, baik produk-produk rumahan yang dihasilkan oleh para pengusaha kita, betul-betul bisa laku di pasaran," ungkap Sudirman, Rabu (7/8/2024) malam.
Sudirman juga menyoroti potensi besar Kalimantan Timur, khususnya Kutim, seiring dengan penunjukan Kaltim sebagai Ibu Kota Nusantara (IKN) yang baru. Menurutnya, ini adalah momentum kebangkitan yang nyata bagi Kaltim dan Kutim, memberikan peluang besar bagi UMKM untuk mengambil peran strategis.
"Hadirnya IKN di Pulau Kalimantan merupakan sebuah tonggak sejarah yang sangat penting. Kutai Timur ini akan nyata di depan mata kita, tinggal bagaimana kita mengambil kesempatan yang amat sangat baik ini untuk memegang peran, mengambil peran strategis di dalam menikmati kehadiran ibukota negara yang akan segera kita saksikan itu ,"ucapnya.
Lebih lanjut, Sudirman menjelaskan bahwa Pemerintah Kutim tengah mendorong pertumbuhan UMKM dengan menerapkan konsep "tetrapreneur," yang merupakan inovasi solidaritas gerakan gotong royong dan wirausaha desa yang bertujuan membawa kearifan lokal Indonesia ke kancah dunia. Konsep ini terdiri dari empat langkah strategis: merancang strategi bisnis yang tepat, memastikan kualitas produk premium, membangun bisnis yang premium, dan mengembangkan bisnis tersebut ke pasar yang lebih luas.
“Langkah kedua bahwa ketika usahanya bisa berjalan dengan baik, kita juga harus memikirkan bagaimana premium quality, bagaimana kualitas produk produk yang kita hasilkan itu mampu bersaing di pasaran. Ketiga, kita harus membangun bisnis yang premium dan yang terakhir adalah bagaimana bisnis tersebut,"jelasnya.
Sementara itu, Harni mewakili Direktur BUMDes Sangatta, berharap Bazar UMKM tersebut tidak hanya sekadar ajang pameran produk, tetapi juga merupakan langkah awal dalam membangun ekosistem UMKM yang kuat di wilayah Taman Bersemi Sanagtta (ex STQ).
"Mungkin dengan adanya Bazar ini, kedepannya para pelaku UMKM yang ada di STQ bisa lebih berkembang lagi lebih maju lagi dan saya berharap acara seperti ini akan terus berlanjut dan terencana,"harapnya.
Turut hadir dalam acara tersebut Forkopimda, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Tenaga Kerja, pengurus BUMDes Sangatta Utara, serta tamu undangan lainnya.(adl/)
Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.com dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini: