•   03 May 2026 -

PT. Borneo Grafika Pariwara

Jl. Kapt Pierre Tendean, RT 02 No 9, Kelurahan Bontang Baru
Kecamatan Bontang, Kota Bontang, Kaltim - 75311

Di Tengah Kemajuan Teknologi, Legislator Kaltim Soroti Ketimpangan Internet Listrik di Wilayah Terluar

Kaltim - Redaksi
24 Oktober 2023
 
Di Tengah Kemajuan Teknologi, Legislator Kaltim Soroti Ketimpangan Internet Listrik di Wilayah Terluar Anggota DPRD Kalimantan Timur Agiel Suwarno.

KLIKKALTIM - Ketimpangan akses internet di Kalimantan Timur masih terjadi di tengah melesatnya perkembangan teknologi. Hal ini menjadi sorotan oleh Anggota DPRD Kalimantan Timur Agiel Suwarno.

Menurutnya, seharusnya tidak ada lagi daerah yang terisolir dari jaringan Internet dan memiliki keterbatasan akses listrik. Sayangnya, di beberapa wilayah 3T Kaltim, masih ada desa-desa yang belum tersentuh oleh jaringan Internet, dan akses listrik PLN juga terbatas.

"Seharusnya sudah tidak ada lagi daerah yang terisolir dengan jaringan Internet. Ternyata di sana, wilayah 3T Kaltim, masih ada beberapa desa yang tidak terjangkau Internet. Akses jaringan listrik PLN juga terbatas," ujar Agiel Suwarno Senin 23 Oktober 2023.

Agiel Suwarno menganggap ketidaksetaraan ini sebagai ironi. Kutai Timur, di mana salah satu daerah yang menjadi konstituennya, adalah penyumbang besar terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di Kaltim, bahkan di Indonesia. Wilayah ini memiliki perusahaan-perusahaan besar dan objek vital nasional seperti PT KPC, PT GAM, Indexim, serta pabrik semen.

Wakil rakyat daerah pemilihan Bontang, Kutai Timur, dan Berau itu menyebut ketimpangan jaringan Internet dan listrik di wilayah 3T Kaltim menjadi ironi, salah satunya karena Kutai Timur merupakan kabupaten penyumbang Produk Domestik Regional Bruto dengan nilai besar untuk Kaltim, bahkan Indonesia.

"Kaltim juga penyumbang devisa kredit karbon terbesar karena masih banyak hutan alami. Tapi, listrik di Kaltim belum dinikmati sempurna," kata anggota Komisi II DPRD Kaltim itu.
 
Politisi PDI-P itu mengingatkan pemerintah provinsi untuk berkoordinasi dengan PLN agar tidak ada lagi ketimpangan akses listrik di Kaltim.
 
"Kami berharap pada 2024 PLN sudah bangun semua dan nyala listrik di sana. Itu harapan masyarakat di sana ketika saya pulang ke dapil," tutur Agiel.






TINGGALKAN KOMENTAR