Wali Kota Bontang Paparkan Strategi Penurunan Pengangguran di Forum Orkestrasi Pembangunan Negeri
Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni, saat menjadi pembicara dalam Forum Orkestrasi Pembangunan Negeri. (Dok: Prokompim Bontang)
BALIKPAPAN – Upaya menekan angka pengangguran di Kota Bontang menjadi salah satu fokus pembahasan dalam Forum Orkestrasi Pembangunan Negeri yang diikuti Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni. Dalam forum tersebut, Pemerintah Kota Bontang memaparkan berbagai strategi yang selama ini dijalankan untuk memperluas kesempatan kerja dan memperkuat pembangunan ekonomi daerah.
Forum yang mempertemukan kepala daerah dan berbagai pemangku kepentingan itu membahas sejumlah isu strategis pembangunan, mulai dari pengentasan kemiskinan, percepatan penanganan stunting, hingga pengurangan tingkat pengangguran.
Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan Agenda Apresiasi Kinerja Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Regional Kalimantan yang berlangsung di Platinum Hotel & Convention Hall Balikpapan.
Dalam pemaparannya, Wali Kota Bontang menegaskan bahwa persoalan pengangguran tidak dapat diselesaikan secara parsial, melainkan membutuhkan sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.
“Penanganan pengangguran membutuhkan kolaborasi seluruh pihak. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan dunia usaha dan masyarakat,” ujarnya.
Neni menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Bontang terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai pelatihan keterampilan yang disesuaikan dengan kebutuhan dunia industri dan perkembangan pasar kerja.
Selain itu, penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) juga menjadi perhatian karena dinilai memiliki peran penting dalam menciptakan lapangan kerja baru dan memperkuat ekonomi masyarakat.
“Kami terus meningkatkan kualitas SDM melalui pelatihan berbasis kebutuhan industri, sekaligus memperkuat UMKM agar mampu berkembang dan menyerap tenaga kerja secara lebih luas,” jelasnya.
Pemerintah Kota Bontang juga terus membuka peluang investasi dan mengembangkan sektor-sektor potensial sebagai langkah jangka panjang dalam memperluas kesempatan kerja di daerah.
Melalui forum tersebut, Pemkot Bontang berharap dapat memperkuat kolaborasi antardaerah sekaligus berbagi pengalaman mengenai praktik pembangunan yang efektif dan inklusif.
Forum ini turut menghadirkan sejumlah narasumber nasional dan regional, di antaranya Gubernur Kalimantan Selatan Muhidin, Bupati Sukamara Masduki, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya, serta peneliti ketenagakerjaan Indra Aditya. (*/kha)
Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.com dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini: