•   29 July 2026 -

PT. Borneo Grafika Pariwara

Jl. Kapt Pierre Tendean, RT 02 No 9, Kelurahan Bontang Baru
Kecamatan Bontang, Kota Bontang, Kaltim - 75311

Viral Kopdes Tepian Terap di Tengah Hutan, Pengurus Bantah Lewat Master Plan dan Rencana Strategis

Bontang - Redaksi
28 Juli 2026
 
Viral Kopdes Tepian Terap di Tengah Hutan, Pengurus  Bantah Lewat Master Plan dan Rencana Strategis Pengurus koperasi dan aparat desa serta perwakilan masyarakat saat menyampaikan klarifikasi terkait lokasi Kopdes Merah Putih di Desa Tepian Terap.

KUTIM – Video yang memperlihatkan bangunan Koperasi Desa /Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Desa Tepian Terap, Kecamatan Sangkulirang, Kabupaten Kutai Timur (Kutim) viral di media sosial. 

Dalam video yang beredar, dinarasikan bahwa koperasi tersebut berdiri di tengah hutan karena terlihat jauh dari pusat keramaian. Namun pengurus koperasi dan pihak desa membantah hal tersebut. 

Salah seorang pengurus koperasi, Bakrie menegaskan bahwa penentuan lokasi pembangunan mengacu pada lahan yang dihibahkan pemerintah desa. Penentuan titik pembangunan pun bukan tanpa dasar. Akan tetapi merujuk pada master plan pengembangan desa. 

“Jadi kami sangat sayangkan karena narasi yang dibangun bersifat provokatif dan menyebut lokasi koperasi tidak strategis tanpa menelusuri fakta sebenarnya,” tegas Bakrie didampingi aparat desa, Rabu (28/7/2026).  

Mengacu pada penyusunan master plan, di kawasan seluas dua haktere tersebut nantinya akan dibangun berbagai fasilitas milik desa. Mulai dari rest area yang memiliki fasilitas musala, toilet umum, gazebo, serta sentra UMKM. Selain itu, akan dibangun pertashop di area tersebut. 

Rencana ini pun bukan sekedar wacana, karena jauh sebelumnya pihak desa bersama masyarakat sudah menanam berbagai jenis tanaman di sekeliling area tersebut. Antara lain kelapa, alpukat, kelengkeng hingga durian. 

“Semua sudah sesuai rencana besar yang disusun pihak desa,” tegasnya.

Pembangunan rest area dipilih karena wilayah tersebut berada di jalur lintas yang secara strategis menghubungkan dua kabupaten, yaitu Kutim dan Berau. Selain itu, lokasi tersebut dikelilingi 4 perusahaan yang beroperasi di wilayah tersebut. 

“Justru lokasi koperasi ini sangat strategis. Karena karyawan perusahaan dan warga Berau dan Kutim melintas di sini. Kami yakin dapat menopang perputaran ekonomi masyarakat sekitar,” jelas Bakrie.

Sebelumnya video yang direkam salah seorang warga dengan narasi Kopdes dibangun di tengah hutan viral di jagat maya. Rekaman video itu kemudian dibagikan ulang sejumlah akun media sosial di Kutim tanpa proses klarifikasi dan verifikasi fakta. (*)






TINGGALKAN KOMENTAR