•   17 July 2026 -

PT. Borneo Grafika Pariwara

Jl. Kapt Pierre Tendean, RT 02 No 9, Kelurahan Bontang Baru
Kecamatan Bontang, Kota Bontang, Kaltim - 75311

Rencana Bontang Punya Klub Bola Kini Tinggal Wacana, Perusahaan Diminta Rajin Gelar Tarkam

Bontang - M Rifki
17 Juli 2026
 
Rencana Bontang Punya Klub Bola Kini Tinggal Wacana, Perusahaan Diminta Rajin Gelar Tarkam Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris.

BONTANG – Euforia Bontang akan memiliki klub sepak bola cuma menyala sesaat. Kini mimpi itu tertunda karena keterbatasan anggaran.

Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris mengatakan, keputusan menunda pembelian klub telah dibahas bersama. Menurutnya, biaya untuk membeli klub masih bisa dipenuhi melalui gotong royong perusahaan. Namun, pemerintah daerah belum mampu menjamin biaya operasional tim dalam jangka panjang.

"Kalau beli bisa saja. Perusahaan siap patungan. Tapi operasionalnya kan butuh uang. APBD kita sedang seret, jadi wacana membeli klub ditunda dulu," ujar Agus Haris, Jumat (17/7/2026).

Lebih lanjut, Pemkot Bontang meminta perusahaan-perusahaan untuk lebih aktif menggelar turnamen sepak bola antarkampung (tarkam).

Dengan semakin banyaknya turnamen, Asosiasi Kota Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (Askot PSSI) Bontang diharapkan lebih mudah menjaring pemain-pemain lokal berbakat.

Selain itu, Askot PSSI juga diminta membentuk tim pembinaan agar para pemain dapat dibina sejak dini. Apabila kondisi keuangan daerah mulai membaik, pembinaan akan dilakukan secara lebih maksimal.

"Ya sekarang pembinaannya seadanya dulu. Anggaran juga kecil. Tapi semangat jangan kendor. Yang penting banyak event untuk menjaga performa pemain," sambungnya.

Sebelumnya diberitakan, pada 2025 lalu Askot PSSI Bontang bersama sejumlah perusahaan telah menggelar rapat terkait rencana pembentukan Bontang Khatulistiwa FC.

Saat itu, kebutuhan anggaran untuk membentuk klub profesional tersebut diperkirakan mencapai Rp7,1 miliar, termasuk biaya pembelian lisensi klub Liga 3.

Rincian kebutuhan anggarannya meliputi:

Lisensi klub: Rp3 miliar.

Operasional enam bulan: Rp465,5 juta.

Gaji pemain kelas 1–3 selama enam bulan: Rp1,2 miliar.

Perlengkapan pertandingan: Rp204 juta.

Perlengkapan tim: Rp22,9 juta.

Pertandingan kandang (home): Rp1,3 miliar.

Persiapan training center (TC): Rp621 juta.

Administrasi: Rp35 juta.






TINGGALKAN KOMENTAR