•   28 May 2026 -

PT. Borneo Grafika Pariwara

Jl. Kapt Pierre Tendean, RT 02 No 9, Kelurahan Bontang Baru
Kecamatan Bontang, Kota Bontang, Kaltim - 75311

Penahan Sementara Longsor di Kanaan Jebol, Warga Kampung Timur Kembali Was-was

Bontang - M Rifki
28 Mei 2026
 
Penahan Sementara Longsor di Kanaan Jebol, Warga Kampung Timur Kembali Was-was Penahan sementara longsor di kawasan bekas galian C, Kampung Timur RT 01, Kelurahan Kanaan, jebol Rabu (28/5/2026) sore.

BONTANG – Penahan sementara longsor di kawasan bekas galian C, Kampung Timur RT 01, Kelurahan Kanaan, dilaporkan jebol pada Rabu (28/5/2026) sore.

Peristiwa itu membuat warga sekitar kembali was-was banjir lumpur akan melanda permukiman mereka seperti kejadian sebelumnya.

Kondisi tersebut disiarkan langsung warga melalui akun Facebook Kai Bolang sekitar pukul 17.25 Wita. Dalam video itu terlihat aliran lumpur dan air deras mengalir dari area atas bekas galian C menuju permukiman warga yang sebelumnya terdampak longsor pada Januari lalu.

“Rontok lagi pasirnya dari atas Pak RT, tambah lebar,” ujar perekam video dalam siaran langsung tersebut.

Sejumlah warga juga terlihat berupaya membuat saluran air sementara agar aliran lumpur tidak semakin melebar dan masuk ke rumah warga.

Kejadian ini bukan pertama kali terjadi. Sebelumnya, kawasan Kampung Timur juga mengalami longsor pada pertengahan Januari 2026 yang berdampak pada permukiman warga sekitar.

Dalam siaran langsung itu, warga menyebut perbaikan yang dilakukan sebelumnya belum mampu menahan derasnya aliran lumpur saat hujan turun.

“Baru kemarin diperbaiki sudah kena lagi lumpur,” ungkap warga dalam video tersebut.

Katinem, warga Kampung Timur RT 01 Kelurahan Kanaan yang rumahnya berada tidak jauh dari lokasi kejadian, membenarkan peristiwa itu.

Ia mengatakan, saat penahan longsor jebol, air dan lumpur langsung mengalir deras dari atas menuju area permukiman warga.

Beruntung, lumpur dan air tidak sampai masuk ke dalam rumahnya. Namun, beberapa rumah warga lainnya disebut mulai kemasukan lumpur hingga ke bagian teras.

“Deras airnya dan lumpurnya pas jebol penahan sementara. Suami saya langsung buat parit sementara biar air tidak masuk ke rumah,” terangnya saat dihubungi.






TINGGALKAN KOMENTAR