•   08 August 2026 -

PT. Borneo Grafika Pariwara

Jl. Mulawarman, Gang Arumbia 1, Kelurahan Bontang Baru,
Kecamatan Bontang Utara, Kota Bontang, Kaltim - 75311

Nelayan Bonles yang Pura-Pura Hilang di Laut Demi Hindari Utang Diamankan Polres Bontang

Bontang - M Rifki
08 Agustus 2026
 
Nelayan Bonles yang Pura-Pura Hilang di Laut Demi Hindari Utang Diamankan Polres Bontang Petugas BPBD saat mencari nelayan hilang di laut. (Ist) 

BONTANG - Nelayan Bontang Lestari berinisial TA (42) diamankan polisi pasca diduga melaporkan informasi bohong terkait warga hilang di tengah laut pada Jumat (7/8/2026) kemarin. 

Kapolres Bontang AKBP Anak Agung Gede Wibowo melalui Kasat Reskrim AKP Putu Ari Sanjaya mengatakan, nelayan diamankan untuk dimintai keterangan. 

Penyidik polres Bontang diketahui masih mendalami motif TA terkait pemberitahuan palsu ke petugas tentang dirinya hilang di tengah laut saat pergi bersama sang anak. 

"Kalau diproses hukum masih belum. Tapi nelayan kami amankan aja untuk dimintai keterangan," ucap AKP Putu melalui Kanit Tipiduk Ipda Markus. 

Kendati begitu, berdasarkan informasi sementara dalam Pasal 361 KUHPidana unsur pelanggaran hukum masih belum bisa disimpulkan. Sebab nelayan itu melaporkan informasi bohong itu kepada sang anak. Kemudian sang anak melaporkan ke petugas.

"Nanti kami informasikan lagi mas yah," sambungnya. 

Sebelumnya diberitakan, Pencarian seorang nelayan asal Kelurahan Bontang Lestari yang dikabarkan hilang di laut pada Jumat (7/8/2026) berujung mengejutkan.

Bukannya tersesat atau mengalami kecelakaan di laut, nelayan berinisial TA itu justru ditemukan sedang berada di sebuah empang oleh tim pencarian. .

Kepala Pelaksana BPBD Bontang Usman melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik, Ismail, mengatakan TA sengaja bersembunyi dan meminta anaknya membuat laporan seolah-olah dirinya hilang.

Menurut Ismail, aksi tersebut diduga dilakukan karena TA memiliki persoalan utang. Ia memaksa anaknya membuat laporan palsu agar persoalan utang bisa selesai. 

“Dia berbohong. Sengaja minta anaknya buat laporan palsu. Terus warga panik dan mencari korban di tengah laut,” ujar Ismail.

Akibat laporan tersebut membuat petugas BPBD bersama tim penyelamatan bergerak melakukan pencarian. Bahkan petugas sudah berada di tengah laut hampir 5 jam. 

Warga juga ikut turun tangan mencari keberadaan TA. Namun, setelah beberapa waktu, pencarian justru menemukan fakta yang berbeda.

"TA ditemukan sekitar pukul 20.30 Wita. Ia ternyata berada di sebuah empang dalam kondisi selamat," sambungnya. (*)






TINGGALKAN KOMENTAR