•   19 September 2026 -

PT. Borneo Pariwara Mandiri

Jl. Mulawarman, Gang Arumbia 1, Kelurahan Bontang Baru,
Kecamatan Bontang Utara, Kota Bontang, Kaltim - 75311

Tak Ada Pemadaman Listrik Setelah Kantor Dilempari Telur; Pengamat : Ini Akal-akalan PLN Saja

Bontang - M Rifki
19 September 2026
 
Tak Ada Pemadaman Listrik Setelah Kantor Dilempari Telur; Pengamat : Ini Akal-akalan PLN Saja Kelompok masyarakat saat menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor PLN Bontang beberapa waktu lalu

BONTANG – Alasan PLN Bontang melakukan pemadaman bergilir sejak beberapa pekan terakhir disebut akal-akalan saja. 

Pengamat Ekonomi Universitas Mulawarman Purwadi mengatakan, pemadaman listrik merupakan muara dari tata kelola manajemen yang buruk.

Warga kembali dikorbankan dari persoalan itu, alih-alih memperbaiki kualitas layanan PLN malah menambah 'luka' warga Kaltim di tengah kemarau panjang. Namun, lucunya ketika protes dari masyarakat kian kencang pemadaman listrik tak terjadi lagi. 

Hal tersebut terekam setelah reaksi dari DPRD Bontang dengan memanggil manajemen PLN. Puncaknya, aksi demonstrasi warga dengan melempari telur kantor mereka. 

Setelah reaksi protes tersebut disuarakan, PLN tiba-tiba tak lagi melakukan pemadaman bergilir. Padahal sebelumnya perusahaan listrik negara ini mengaku masih menerapkan sistem pemadaman bergilir hingga akhir September. 

Kala itu, PLN beralasan karena adanya empat mesin pembangkit yang rusak.

Purwadi menilai pemadaman bergilir yang dilakukan PLN merupakan akal-akalan untuk memanfaatkan momentum.

Sebab, di awal-awal pemadaman, kebijakan tersebut tidak diprotes warga. Setelah merembet ke kebutuhan dasar, yakni krisis air, barulah PLN mengevaluasi total pelaksanaan pemadaman bergilir.

"Sudah dibilang kan ini akal-akalan saja. PLN mau menguji kesabaran warga. Tapi memang kebijakan pemadaman justru membuat warga Bontang marah. Harus dievaluasi total," ucap Purwadi.

Sebelumnya diberitakan, puluhan warga menggelar aksi demonstrasi di Kantor PLN Bontang di Jalan MT Haryono, Kamis (17/9/2026) pagi. Aksi tersebut merupakan bentuk protes terhadap pemadaman listrik bergilir yang dinilai terus terjadi dalam beberapa bulan terakhir.

Koordinator aksi, Udin Mulyono, mengatakan demonstrasi digelar karena masyarakat sudah merasa kecewa dengan kondisi listrik yang kerap padam selama berjam-jam.

Dalam orasinya, Udin meminta PLN segera memberikan solusi terhadap persoalan pemadaman bergilir yang berdampak pada aktivitas masyarakat.

“Kasihan warga setiap hari mati listrik sampai berjam-jam,” ucap Udin.






TINGGALKAN KOMENTAR