Mulai Bulan Depan, BLT Rp 300 Ribu untuk Warga Bontang Cair Tiap Bulan
Wali Kota Bontang Neni Moernaeni (Klik Kaltim).
BONTANG – Pemkot Bontang akan mengubah mekanisme penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) bagi masyarakat miskin dari sistem rapel menjadi bulanan. Mekanisme tersebut dipilih agar dana tersebut dapat segera digunakan oleh penerima.
Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni mengatakan saat ini pembayaran BLT masih menggunakan skema rapel atau dibayar 3 bulan sekali. Skema ini dinilai kurang tepat, karena penerima membutuhkan tambahan biaya bulanan untuk mencapai taraf hidup layak. Selain itu, penyaluran yang lebih dini diyakini dapat mempercepat perputaran roda ekonomi.
"Mulai bulan depan sudah dibayar per bulan. Tidak lagi dirapel," ucap Neni.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dinsos-PM) Ahmad Yani menjelaskan penyaluran BLT harus dirapel karena pada tahap awal masih berlangsung penyesuaian data di tingkat kelurahan, kecamatan, dan kota. Saat ini proses itu telah rampung dan ia memastikan instruksi untuk mengubah skema akan dijalankan.
“Bulan depan kami cairkan per bulan," ucap Ahmad Yani, Rabu (15/7/2026).
Dia mengatakan total penerima BLT sebanyak 731 jiwa. Rencananya pencairan penerima bulan april dan Mei 2026 akan berlangsung pekan depan. Setiap penerima mendapatkan bantuan Rp600 Ribu.
"Ini penerima pencairannya 2 bulan jadi nilainya Rp600 ribu," sambungnya.
Berikut Data penerima BLT:
Anak Penyandang Disabilitas: 153 jiwa
Anak Yatim/Piatu/Yatim Piatu Terlantar: 62 jiwa
Fakir Miskin: 293 jiwa
Lanjut Usia Terlantar: 71 jiwa
Penyandang Disabilitas Terlantar: 152 jiwa
Total keseluruhan: 731 jiwa.
Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.com dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini: