•   04 December 2021 -

Mahasiswa STITEK Bontang Ciptakan Wastafel Otomatis Sensor Gerak

Bontang - Asriani
25 September 2021
Mahasiswa STITEK Bontang Ciptakan Wastafel Otomatis Sensor Gerak 8 mahasiswa STITEK Bontang memamerkan hasil karya mereka, Wastafel Otomatis/Asriani - Klik Bontang.

KLIKBONTANG.COM - 8 orang Mahasiswa Sekolah Tinggi Teknologi Bontang berhasil menciptakan wastafel otomatis. 

Wastafel yang menggunakan sensor gerak ini dirakit oleh kelompok mahasiswa jurusan Teknik Elektro. Alat yang diberi nama wastafel cerdas, bisa dioperasikan hanya mengandalkan sensor. 

Pembina STITEK Multi Engineering, Akbar menyampaikan, alasan penamaan wastafel cerdas karena karena alat ini mampu menjalankan perintah tanpa sentuhan.

Penggunanya cukup mendekat ke keran, kemudian secara otomatis air mengalir dari mulut ledeng. 

"Sehingga mengeluarkan air tanpa menggunakan keran, tapi perintah itu bersifat menggunakan jarak," ungkapnya, Jumat (24/9/2022).

Alat cuci tangan ini juga dilengkapi dengan bak penampungan air. Berbeda dengan wastafel pada umumnya, air bekas cucian dibiarkan terbuang mengalir hingga becek di sekitar wastafel.

"Di luar sana kan apa yang kita pakai menggangu karena buat becek, kalau airnya tumpah-tumpah," ungkapnya. 

Pakai Energi Baterai 

Untuk pengoperasian, alat ini menggunakan listrik yang disuplai dari baterai. Daya penyimpanan energi baterai cukup lama, bisa bertahan selama 3 hari. 

Sementara untuk pengisian daya baterai hingga penuh hanya dalam 1 jam. "Jauh lebih hemat dan praktis," ujarnya. 

Akbar menuturkan, mahasiswa bisa merakit alat ini kurun 1 bulan saja. Tahapan paling menyita waktu, saat penyesuaian dengan energi, sekitar 1 minggu. 

"Itulah yang kami coba kaji, teliti selama kurang lebih satu bulan dari segi awal dirancang hingga selesai," ujarnya.

Dari sisi modal, Akbar menyebutkan, biaya perakitan alat ini sebanyak Rp 2 juta. Menurutnya, biaya ini tergolong ekonomis, karena bisa menghasilkan wastafel seperti ini. 

"Walau budget murah tetapi alat yang diproduksi bisa tahan lama dan kokoh," kata dia. 

Sementara waktu, wastafel otomatis ini akan dipakai di kampus STITEK. Ke depan, ia berencana bakal memproduksi massal apabila permintaan dari masyarakat berdatangan. 

Dalam perakitan ini, Yayasan STITEK turut serta mendukung praktikum para mahasiswa. 

Di tempat yang sama, Ketua Program Studi Teknik Elektro, Arfittariah menyampaikan, mahasiswa yang terlibat dalam program wastafel cerdas terdiri mahasiswa teknik elektro.




TINGGALKAN KOMENTAR