Sempat Larang Pengadaan, Kini Pemkot Bontang Beli Mobil Double Gardan Setengah Miliar
Pj Sekda Kota Bontang Akhmad Suharto beserta ilustrasi mobil doubel gardan(Klik Kaltim).
BONTANG- Pemkot Bontang menggelontorkan Rp 513 juta untuk membeli mobil dinas baru pada 2026 ini. Anggaran untuk membeli mobil dengan spek double gardan demi kebutuhan operasional.
Kabar ini dibenarkan Pj Sekda Kota Bontang Akhmad Suharto. Kata dia, pengadaan ini dilakukan untuk menunjang kinerja Pemkot Bontang.
"Mobil itu untuk Sekretariat Daerah. Jenis Double Gardan untuk operasional," ucap Akhmad Suharto.
Kendati pemerintah tengah mengecangkan ikat pinggang, namun belanja ini disebut tak berpengaruh signifikan sebab diperuntukkan kendaraan operasional.
"Tidak berpengaruh lah. Ini juga untuk operasional," sambungnya.
Kontradiksi
Pembelian mobil dinas baru ini bertentangan dengan pernyataan Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni beberapa waktu lalu. Kala itu, Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni melarang OPD membeli mobil dinas bagi para pejabat. Kebijakan itu diterapkan untuk menghemat anggaran.
Kepada Klik Kaltim Wali Kota Bontang Neni Moernaeni mengatakan, ketimbang melaksanakan program pengadaan mobil bagi pejabat, dia bersama Wakilnya Agus Haris hanya akan fokus pada pengadaan transportasi umum seperti bus.
"Tidak lagi diperbolehkan. Kami hanya mau beli bus untuk pegawai dan anak sekolah," ucap Neni Moernaeni kepada Klik Kaltim.
Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.com dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini: